Menikmati Ketenangan dan Kesejukan Embung Kaliaji

Embung Wonokerto atau yang juga dikenal dengan nama embung Kaliaji ini menjadi salah satu obyek wisata di Kabupaten Sleman yang bisa anda kunjung.

Penulis: Hamim Thohari | Editor: oda
tribunjogja/hamimthohari
Embung Kaliaji 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Berada di utara pusat kota Yogyakarta, Turi adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sleman yang berada di kaki Gunung Merapi dan terkenal akan hasil pertaniannya terutama buah salak.

Untuk mengembangkan potensi pertanian khususnya tanaman salak tersebut, pada tahun 2012 yang lalu, pemerintah membangun sebuah embung di Dusun Sangurejo, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Seiring dengan berjalannya waktu, embung Wonokerto atau yang juga dikenal dengan nama embung Kaliaji tersebut menjadi salah satu obyek wisata di Kabupaten Sleman yang bisa anda kunjungi.

Jika dari pusat kota Yogyakarta ada beberapa jalur yang bisa anda tempuh untuk sampai ke lokasi empung, salah satunya adalah melalui jalan AM. Sangaji yang berada persis di sisi utara Tugu Pal Putih.

Melalui jalan tersebut anda lurus ke utara hingga melewati Ringroad utara dan masuk ke jalan Palagan Tentara Pelajar hingga sampai perempatan Pulowatu.

Dari perempatan tersebut belok kiri hingga lampu merah Turi, kemudian ambil arah kanan sampai melewati pasar Turi. Setelah pasar belok kiri, dan kira-kira 200 meter akan terlihat embung Kaliaji.

Berada di daerah kaki gunung Merapi, anda akan merasakan suasana yang sejuk saat berada di embung ini.

Di sekitar embung yang memiliki daya tampung 54.500 meter kubik air tersebut dikelilingi pepohonan yang menghijau sehingga menyiptakan pemandangan yang cukup cantik.

Jika cuaca sedang cerah, gunung Merapi yang letaknya memang tidak jauh akan semakin mempercantik pemandangan.

Lokasi embung ini memang dikonsep menjadi sebuah obyek wisata. Hal tersebut dapat dilihat dari lengkapnya fasiltas yang tersedia. Pendopo joglo, panggung terbuka, hingga kamar mandi adalah beberapa fasilitas yang tersedia.

Untuk masuk ke embung Kaliaji, pengunjung tidak dikenakan biaya. Waktu yang pas untuk menikmati ketenangan dan kesejukan embung tersebut adalah pada pagi atau siang hari.

Terlebih pada bulan ramadan seperti ini, obyek wisata satu ini menjadi tempat favorit warga sekitar sebagai tempat ngabuburit. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved