Pembebasan Lahan Tersendat, Pembangunan UIN Kampus II Dipastikan Mundur

Kepastian mundurnya pembangunan ini lantaran pihaknya masih mengalami kendala dalam pembayaran lahan sebanyak 102 bidang untuk tahap kedua.

Pembebasan Lahan Tersendat, Pembangunan UIN Kampus II Dipastikan Mundur
uin-suka.ac.id
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - UIN Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga memastikan perencanaan pembangunan kampus II di wilayah Guwosari, Kecamatan Pajangan di tahaun 2017, mundur.

Pasalnya, dari sisi keuangan dan pembebasan lahan tahap kedua, UIN masih terganjal pencairan dana dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

“Target kami bisa mulai membangun atau peletakan batu pertama di tahun 2017. Namun, dengan kondisi keuangan seperti ini, kami pastikan (pembangunan) mundur,” kata Wakil Rektor II UIN Sunan Kalijaga, Dr H. Waryono, usai beraudiensi dengan pihak Komisi A DPRD Bantul, Rabu (15/6/2016).

Waryono menambahkan, kampus II rencananya bakal diisi empat fakultas. Yakni, fakultas kedokteran, teknik, pertanian, dan kelautan. Adapun untuk pembangunan kampus II ini, lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 74 hektare. Letaknya tersebar di tiga pedukuhan.

Yakni, Kembangputihan, Pringgading, dan Watu Gedug. Dari lahan seluas itu, hingga pada tahun ini yang bisa dibebaskan diperkirakan baru sekitar 28 hektare.

Kepastian mundurnya pembangunan ini lantaran pihaknya masih mengalami kendala dalam pembayaran lahan sebanyak 102 bidang untuk tahap kedua. Sebelumnya pada tahap pertama UIN telah membebaskan lahan sekitar 18 hektare.

Sementara, saat ini, anggaran dari pemerintah pusat belum kunjung turun dan UIN hanya bisa membebaskan lahan sekitar 41 bidang atau 10 hektare.

Waryono menjelaskan, tidak menggunakan anggaran dari pemerintah pusat untuk membayar lahan tahap kedua ini. Melainkan, menggunakan saldo awal kampus yang sudah masuk dalam DIPA, sehingga bisa dibelanjakan.

“Jumlahnya sekitar Rp 47,4 miliar. Untuk pencairan anggaran ini, pihak Kemenag dan Kemenkeu sudah mengizinkannya. Pencairan akan kami lakukan besok (hari ini),” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved