Pemdes Guwosari Minta Limbah Madukismo Tak Mengalir di Sungai Bedog

Mereka juga mendesak jika limbah pabrik gula terbesar di DIY ini harus tidak lagi mengalir di sungai Bedog.

Pemdes Guwosari Minta Limbah Madukismo Tak Mengalir di Sungai Bedog
tribunjogja/agungismiyanto
Warga di sekitar bantaran sungai Bedog menggelar aksi atas imbas dari limbah pabrik gula (PG) Madukismo, Minggu (5/6/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Desa (Pemdes) Guwosari, Pajangan, berharap kasus limbah Pabrik Gula dan Spiritus (PGPS) Madukismo bisa segera cepat diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.

Mereka juga mendesak jika limbah pabrik gula terbesar di DIY ini harus tidak lagi mengalir di sungai Bedog.

“Kami berharap penyelesaian ini berupa tidak dialirkannya lagi limbah Madukismo ke Bedog. Hal ini akan lebih baik untuk kesehatan maupun kelestarian lingkungan,” ujar Kepala Desa Guwosari, Muh Suharto saat dihubungi Tribun Jogja, Kamis (9/6/2016).

Selama hampir puluhan tahun, ujar Suharto, masyarakat di wilayah Guwosari memang dihantui bau tidak sedap dari sisa pengolahan ethanol ini, apalagi pada saat musim kemarau.

Selain berbau tidak sedap, sungai Bedog yang dulunya indah menjadi kurang bagus untuk akses dan kegiatan penunjang warga sekitar.

Dia mencontohkan, baru-baru ini, sungai Bedog yang mengalir di sejumlah kecamatan seperti Kasihan, Pajangan, dan juga Pandak ini, sempat dipergunakan untuk wahana wisata air.

Yakni, berupa susur air dan arung jeram. Namun, pascavinasse mengalir ke sungai ini, aktivitas ini lumpuh.

Maka dari itu, pihaknya berharap jika memang ada langkah penyelesaian dari Bupati Bantul, maka keberadaan sungai sebagai penunjang wisata dan kebutuhan warga akan terpenuhi.

Dalam hal ini, dia juga berharap agar limbah di pabrik gula ini juga bisa diolah dengan baik dan optimal.

“Kami juga belum tahu apakah limbah ini juga meresap ke sumur. Kalau memang ada penelitian monggo saja,” paparnya.

Bupati Bantul, Suharsono menegaskan akan segera mengambil langkah penyelesaian untuk mengatasi limbah vinasse yang mengalir ke Sungai Bedog dari PGPSMadukismo.

Dia menargetkan, secepatnya persoalan klasik ini akan selesai dan masyarakat juga tidak menjadi resah. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved