REALTIME NEWS : Seluruh Stasiun di Daop 5 Purwokerto Sudah Terapkan Sistem Check-In

Pemasangan ini merupakan realisasi target pemasangan yang diharapkan selesai sebelum angkutan Lebaran 2016.

REALTIME NEWS : Seluruh Stasiun di Daop 5 Purwokerto Sudah Terapkan Sistem Check-In
tribunjogja/rentoari
Seorang petugas stasiun menunjukkan contoh lembar boarding pass dan mesin Check In Mandiri (CIM) di stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (1/6/2016) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO - Setelah memulai proses pemasangan sistem Check in di beberapa stasiun utama, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto akhirnya menerapkan sistem ini di seluruh stasiun di wilayahnya.

Pemasangan ini merupakan realisasi target pemasangan yang diharapkan selesai sebelum angkutan Lebaran 2016.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono mengatakan, total di seluruh Daop 5 Purwokerto terdapat 13 stasiun yang saat ini melayani naik turun penumpang.

Stasiun tersebut adalah stasiun Purwokerto, Kroya, Sumpyuh, Gombong, Karanganyar, Kebumen, Kutoarjo, Maos, Cilacap, Gandrungmangun, Sidareja, Bumiayu dan Slawi.

"Semua telah dilengkapi perangkat check-in mandiri (CIM) untuk penumpang yang berangkat. Dengan penerapan sistim check-in ini semua penumpang yang akan berangkat wajib melakukan prosedur check-in sebelum melakukan boarding. Termasuk penumpang yang telah memegang tiket yang dibeli melalui pemesanan beberapa waktu yang lalu," kata Surono dalam keterangannya, Selasa (7/6/2016).

Prosedur check-in ini sendiri dapat dilakukan mulai 12 jam sebelum jadwal keberangkatan. Waktu check-in yang cukup panjang dimaksudkan untuk memberi kesempatan penumpang melakukan check-in lebih awal dan menghindari antrian dalam proses check-in.

Proses check-in dapat dilakukan oleh calon penumpang sendiri atau orang lain dengan memasukan kode booking pemesanan tiket atau memindai barcode yang ada pada struk atau email notifikasi pemesanan tiket dan mendapatkan boardingpass.

"Yang terpenting saat boarding ketika akan berangkat harus dilakukan penumpang sendiri dengan menunjukan ID asli. Petugas akan melakukan verifikasi kesesuaian data pada boardingpass dan ID calon penumpang," imbuhnya.

Dengan pemberlakuan sistem check-in ini untuk naik kereta api tidak diperlukan tiket lagi. Cukup boardingpass yang didapatkan dalam proses check-in yang selanjutnya digunakan untuk proses boarding dan naik KA.

Untuk pemesanan tiket melalui channel eksternal, penumpang akan mendapatkan struk atau notifikasi pemesanan. Sedangkan untuk pemesanan tiket di loket stasiun calon penumpang akan mendapatkan bukti transaksi pemesanan.

"Pada bukti pemesanan tersebut terdapat kode booking atau barcode yang digunakan dalam proses check-in. Khusus untuk pembelian tiket keberangkatan langsung (goshow) di loket stasiun, penumpang sekaligus akan mendapatkan bukti transaksi dan boardingpass. Sehingga tidak perlu melakukan check-in sendiri, langsung bisa boarding," lanjut Surono.

Surono melanjutkan, selain memberlakukan sistem check-in, PT KAI Daop 5 juga telah melengkapi stasiun-stasiun yang ramai penumpang dengan fasilitas mesin tiket mandiri (vending machine). Melalui perangkat ini, calon peumpang dapat melakukan pemesanan tiket secara mandiri dalam waktu 24 jam.

"Ada 6 stasiun yang telah kami lengkapi fasilitas mesin tiket mandiri, masing-masing Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Gombong, Kebumen dan Slawi," ujarnya.

Fasilitas mesin tiket mandiri dimaksudkan untuk pelayanan pemesanan tiket di stasiun selama 24 jam. Pemesanan tiket di loket stasiun sendiri saat ini hanya dilayani dari pukul 09.00 - 16.00. (*)

Penulis: toa
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved