Sebagian Tanah Warga Belum Terbayar untuk Pembebasan Lahan Kampus II UIN

Namun sebagian besar di antara warga sampai sekarang belum mendapatkan ganti rugi, meski proyek pembebasan lahan itu telah digaungkan dari 2012.

Sebagian Tanah Warga Belum Terbayar untuk Pembebasan Lahan Kampus II UIN
uin-suka.ac.id
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Usman Hadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pembebasan lahan dalam proyek Pembangunan Kampus II Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN-Suka) Yogyakarta di Kelurahan Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul masih tersendat.

Memang sebagian warga telah menerima kompensasi atas tanahnya yang dilunasi dalam pembayaran tahap I.

Namun sebagian besar di antara warga sampai sekarang belum mendapatkan ganti rugi, meski proyek pembebasan lahan itu telah digaungkan dari 2012.

"Sebenarnya tinggal menunggu pembayaran, tapi karena pihak UIN-Suka menggunakan dana APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara), dan dana dari pusat belum turun, imbasnya banyak tanah warga yang belum terbayar," jelas Lurah Guwosari, Muhammad Suharto, Sabtu (4/6/2016).

Suharto menuturkan jika sebelumnya memang pihak UIN-Suka sempat berjanji ke warga, jika pembayaran lahan tahap II bakal di laksanakan paling lambat pada April 2016.

Namun janji itu urang ditempati, karena hingga kini belum ada persetujuan pencarian dana antara kementerian keuangan dengan kementerian agama.

"Kami juga masih sering komunikasi dengan pihak UIN-Suka, baik lewat telfon maupun ketemu langsung," sebutnya.

Imbas dari keterlambatan pembayaran itu, banyak warga Guwosari yang harus menanggung sejumlah hutang. Pasalnya menurut Suharto, selepas proyek pembebasan lahan untuk kampus II UIN-Suka di Pajangan diketuk dan disetujui warga, banyak warga yang sudah berani membeli rumah baru, mobil, dan kebutuhan lainnya, seraya yakin dana pembebasan lahan akan segera cair.

"Karena dulu pihak UIN-Suka yang berjanji melunasi pembayaran pada April, tapi ternyata enggak kunjung cair, ya pihak UIN-Suka juga yang saya mintai untuk menerangkan langsung ke warga, kenapa dana tersebut tidak kunjung turun," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: usm
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved