Rencana Operasi Bahu Exa Mundur

Hal itu dikhawatirkan bisa memperlama proses recovery sehingga mengancam keikutsertaanya dalam PON Jawa Barat.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
tribunnews.com
Ilustrasi balap sepeda gunung 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rencana operasi cedera bahu atlit balap sepeda gunung andalan DIY, Exa Raudina Khoiroti yang dijadwalkan pada 26 Mei lalu batal dilaksanakan.

Hal itu dikhawatirkan bisa memperlama proses recovery sehingga mengancam keikutsertaanya dalam PON Jawa Barat yang akan dilaksanakan September mendatang.

Dihubungi Tribun Jogja, Exa mengaku mundurnya jadwal dikarenakan surat dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas(Satlak Prima) belum disampaikan ke dokter Rumah Sakit Pondok Indah yang akan menangani operasi bahunya. Akibatnya, jadwal operasi mundur dan dijadwalkan ulang.

"Kemarin kan dokternya juga baru ikut seminar di Korea," katanya, Rabu (1/6/2016).

Dia menjelaskan, operasi cedera bahu yang dialaminya kemungkinan baru akan dilaksanakan pada awal bulan ini. Namun demikiam, dirinya masih menunggu keputusan dari Satlak Prima untuk kepastian pelaksanaan operasi.

Informasi kepastian pelaksanaan operasi rencananya baru akan disampaikan oleh Satlak Prima dalam pekan ini. Kemungkinan besar, operasi akan dilaksanakan pekan depan.

"Dalam minggu ini informasinya baru akan dikasih tahu kepastian kapan operasinya," jelasnya.

Meski jadwal operasi mundur, Exa tetap optimis bisa ikut PON 2016 di Jawa Barat. Dirinya berharap operasi bahu bisa berjalan lancar dan proses recoveri bisa berjalan cepat sehingga tetap bisa mengikuti PON. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved