Tenaga Kerja Belum Terserap Maksimal, Pengangguran di DIY 80.245 Jiwa

Melihat angka pengangguran yang cukup tinggi di DIY, penyerapan tenaga kerja dianggap belum maksimal.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: oda
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berdasarkan keadaan angkatan kerja Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Agustus 2015, yang diunggah Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, disebutkan bahwa total pengangguran di DIY mencapai 80.245 orang.

Mereka adalah laki-laki dan perempuan, yang hidup di perkotaan serta perdesaan, yang berusia di atas 15 tahun ke atas.

Melihat angka pengangguran yang cukup tinggi di DIY, Ketua Komisi D DPRD DIY, Yose Rizal, menganggap bahwa sejauh ini penyerapan tenaga kerja belum maksimal.

Ia menilai, jika model untuk mengentaskan pengangguran tidak progresif, maka butuh waktu bertahun-tahun agar masalah pengangguran di DIY terpecahkan.

"Legislatif meminta SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) bekerja lebih giat lagi untuk menangani masalah pengangguran di DIY," tegasnya seusai rapat kerja dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY di DPRD DIY, Senin (30/5/2016).

Yose menjabarkan bahwa ada 95 program di Disnakertrans DIY yang digunakan untuk mengatasi masalah pengangguran.

Tapi program tersebut dianggapnya belum bisa menekan angka pengangguran di DIY karena kapasitas serapan maksimal hanya 2.000 orang saja.

"Paling banyak tenaga kerja terserap di kegiatan padat karya. Tapi itu pun tentatif, tidak terus menerus ada. Misalkan pembangunan infrastruktur. Setelah kegiatan selesai, tenaga kerjanya tidak bekerja lagi. Jadi kerjanya hanya saat ada proyek saja," tandas Politikus Partai Gerindra.

Terpisah, Sekretaris Disnakertrans DIY Sriyati mengatakan bahwa pihaknya mengemban tugas sebagai leading sector bersama lima SKPD lain.

Terkait jumlah pengangguran yang masih banyak, ia mengungkapkan bahwa hal tersebut bukan hanya menjadi tugas Disnakertrans, namun juga dengan SKPD tersebut.

"Kalau hanya ditangani Disnakertrans memang lama. Makanya ada 5 SKPD yang dikoordinasikan Disnakertrans untuk menekan angka pengangguran," ujarnya.

Disnakertrans DIY memiliki 95 program, yang 17 di antaranya adalah kegiatan padat karya. Sriyati menjelaskan bahwa dari 17 kegiatan padat karya tersebut mampu menyerap 1.139 orang.

"Padat karya ini memiliki manfaat yang strategis dan bersifat jangka panjang. Misalnya padat karya proyek pengerasan jalan. Proyek selesai, tapi jalan menjadi bagus. Itu mendukung perekonomian warga," tutupnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved