Ramadan, Latihan Pemain Tak Berhenti, Hanya Porsi Dikurangi
Tim pelatih tidak akan meliburkan pemain demi menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri menghadapi laga selanjutnya.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jeda kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B selama Ramadan mendatang akan dimanfaatkan oleh PSIM Yogyakarta untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan.
Tim pelatih tidak akan meliburkan pemain demi menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri menghadapi laga selanjutnya.
Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengatakan pihaknya tetap akan melakukan latihan rutin untuk menjaga kondisi fisik para pemain.
Hanya saja, jika sebelumnya latihan dilaksanakan dua kali sehari, yakni pagi dan sore, selama bulan puasa, latihan hanya dilakukan sore hari.
Pihaknya tidak akan memaksakan latihan pada pagi hari karena banyak pemain yang menjalankan ibadah puasa.
Dikhawatirkan, nantinya jika memaksakan latihan dua kali sehari, kondisi fisik pemain tidak kuat sehingga latihan hanya akan digelar sekali saja.
“Kita nanti akan tetap latihan, tapi hanya sore saja,” katanya, Senin (30/5/2016).
Mantan pelatih Tunas Yogya ini mengungkapkan sejak meraih kemenangan dalam laga kandang melawan PPSM Sakti Magelang, tim pelatih memberikan waktu istirahat kepada para pemain selama dua hari.
Latihan baru akan kembali dijalankan pada Selasa (31/5/2016) pagi.
Selama jeda libur puasa ini, menurut Erwan pihaknya akan memfokuskan latihan untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan mulai dari finising touch, compack defend hingga rotasi pemain.
Harapannya, dengan jeda yang lumaya cukup panjang, kelemahan tersebut dapat diperbaiki sehingga seluruh pemain sudah siap untuk menghadapi laga selanjutnya usai lebaran mendatang. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berlatih-bola_20160517_155220.jpg)