Program Undian Dongkrak Volume dan Nasabah Bank Mega Hingga 50 Persen
Menghadapi optimisme pertumbuhan ekonomi tahun ini, Bank Mega berupaya meraih pertumbuhan nasabah dan volume tabungan.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menghadapi optimisme pertumbuhan ekonomi tahun ini, Bank Mega berupaya meraih pertumbuhan nasabah dan volume tabungan.
Program undian Mega Super Vaganza yang dimulai awal 2016 ini sukses mendongkrak keduanya hingga 50 persen.
Area Manager Bank Mega Yogyakarta, Joko Kuncorojati mengatakan, sejak Januari lalu pihaknya menggelar program undian Mega Super Vaganza.
Dua produk tabungan Bank Mega yakni Mega dana dan Mega Maxi menjadi produk yang dilibatkan dalam program ini.
Untuk mengikuti undian ini, nasabah diwajibkan memiliki penempatan dana minimal Rp 5 juta yang akan mendapatkan poin. Sebanyak 1 unit Daihatsu Great new Xenia dan tujuh unit Honda Scoopy disediakan setiap minggunya.
"Sejak program ini digelar, respons masyarakat cukup baik. Baik volume dana maupun nasabah naik sekitar 50 persen. Rupanya program ini cukup efektif untuk mendorong orang untuk menabung," katanya di sela penyerahan hadiah Mega Super Vaganza di Bank Mega Gejayan, Senin (23/5/2016).
Joko mengungkapkan, program tabungan merupakan satu dari beberapa fokus Bank Mega tahun ini. Selain itu, pihaknya juga gencar menggenjot program pembiayaan dan kartu kredit.
"Yogyakarta sangatlah potensial karena tergolong kota yang besar dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan daya beli yang juga tinggi. Namun demikian dalam pengucuran kredit kami masih lebih berhati-hati. Kami tak mau jor-joran kredit, fokusnya saat ini adalah pembiayaan yang lebih prudent," katanya.
Bank Mega menyerahkan hadiah undian Mega Super Vaganza kepada dua pemenang asal Yogyakarta. Satu unit Daihatsu Great New Xenia dan satu unit motor Honda Scoopy dimenangkan oleh nasabah tersebut.
Seremoni penyerahan dilakukan oleh Regional Manager Bank Mega Semarang, Slamet Haryanto. Yogyakarta sendiri masuk dalam koordinator wilayah Semarang. (tribunjogja.com)
