Atlet Panahan Matangkan Nomor Beregu
Deni mengaku optimistis tim Pelatnas Perpani mampu menjalani latihan persiapan umum meski persiapannya tergolong singkat.
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Atlet-atlet pelatnas Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) tengah mematangkan latihan nomor beregu untuk mengejar kematangan teknik menjelang Kejuaraan Dunia Panahan di Ulaanbaatar Turki dan pra Olimpiade Rio 2016.
"Atlet yang diproyeksikan mengikuti kualifikasi Olimpiade Rio 2016. Untuk kompetisi panahan yang terdekat adalah Kejuaraan Dunia Panahan di Ulaanbaatar, Turki" kata pelatih timnas Panahan Deni Trisanto, Rabu (18/5/2016).
Deni mengaku optimistis tim Pelatnas Perpani mampu menjalani latihan persiapan umum meski persiapannya tergolong singkat.
"Kan sebelumnya, para atlet kami telah menjalani latihan sebelumnya pasca-SEA Games 2015 dan Kejuaraan Dunia Panahan 2015," katanya.
Perpani tengah menyiapkan atlet untuk membentuk tim beregu yang solid. Harapannya untuk beregu ini lebih jauh mampu berlaga di Olimpiade 2016 Rio.
"Pemilihan lokasi di Yogyakarta ini merupakan persiapan khusus kami. Latihan fisik akan kami kurangi dan lebih fokus teknik agar kualitas tembakan lebih bagus. Kawasan di Bantul sama dengan di Ulaanbaatar yang anginnya kencang," ujar Deni.
Tim recurve putra terdiri dari Riau Ega Agatha, Hanif Wijaya, dan Hendra Purnama. Sedangkan tim recurve putri terdiri dari Ika Yuliana Rochmawati, Titik Kusumawardani, Erwina Safitri, dan Diananda Choirunisa.
"Untuk besok, kami akan membentuk tim beregu Panahan, yang terdiri dari empat atlet yang memperoleh hasil terbaik di papan tembak," ujarnya.
Untuk mendapatkan mendapatkan tiket Olimpiade Rio 2016. Perpani diuji tiga kejuaraan dunia, mulai Kejuaraan Dunia Panahan di Shanghai Tiongkok pada 26 April hingga 1 Mei, di Medellin Kolombia pada 9-15 Mei, dan yang akan segera dihadapi Kejuaraan Dunia Panahan di Ulaanbaatar Turki pada 10-19 Juni.
Deni menambahkan, tim panahan Korea Selatan merupakan pesaing terberat dalam Olimpiade Rio 2016. Tim pesaing lain adalah tim Amerika Serikat, tim Spanyol, dan tim Jepang.
Atlet Panahan Titik Kusumawardani mengatakan kesulitan untuk masuk dalam nomor beregu adalah menjaga kekompokan tim karena jika hanya satu sata pemanah yang bagus tidak akan berarti banyak karena yang dinilai merupakan keseluruhan nilai.
"Kendalan untuk beregu hanya masalah kekompakan, kalau masalah kecepatan angin yang ada di Turki, kita berusaha untuk mengatasinya," tuturnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/panahan_20160519_073258.jpg)