DPU Enggan Buang Sampah di Luar Klaten

DPU lebih memrioritaskan penggunaan lahan di dalam Klaten sebagai TPA dibandingkan membuang keluar sampah.

Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Pedagang menggunakan masker saat berjualan di Pasar Klaten Kota, Senin (16/5/2016). Sampah menumpuk di pasar ini lantaran tidak ada pengangkutan menyusul berhentinya aktifitas di TPA Sementara Gemampir 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Meskipun belum mendapatkan lahan yang representatif sebagai Tempat Penampungan Akhir (TPA) sampah, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten enggan membuang sampah di daerah lain.

DPU lebih memrioritaskan penggunaan lahan di dalam Klaten sebagai TPA dibandingkan membuang keluar sampah.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPU Klaten, Anwar Shodiq mengatakan alternatif untuk membuang sampah ke TPA di daerah lain sudah pernah diusulkan, yaitu TPA Putri Cempo, Kota Surakarta. Namun saat akan dijalankan, hal tersebut dinilai tidak memungkinkan.

“Kapasitas TPA Putri Cempo hampir overload. Jika sampah dari Klaten harus dibuang kesana, tentu akan membebani Pemda (pemerintah daerah) lain,” katanya, Rabu (18/5/2016).

Selain dikarenakan kondisi TPA yang dituju tidak memungkinkan, menurut Shodiq pengelolaan sampah dari Klaten semestinya dilakukan di Klaten sendiri. Dengan demikian, pihaknya lebih memprioritaskan pencarian lahan yang representatif sebagai TPA sementara.

“Saat ini sudah ada beberapa lahan yang kami nilia representatif, namun perlu disiapkan terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa digunakan,” paparnya.

Diakuinya saat ini wilayah Klaten memasuki masa darurat sampah lantaran sampah yang diproduksi oleh masyarakat tidak dapat terangkut.

Hal tersebut menyusul adanya penolakan warga terhadap aktifitas pengangkutan sampah ke lahan yang sudah disiapkan sebagai TPA sementara di Gemampir.

“Ya karena adanya masalah ini, kami terus mencari solusinya. Yang jelas, ke depannya kita mau melakukan inovasi agar ada peningkatan pengelolaan sampath,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved