Pelatih PSIM: Semua Lini Mendapatkan Evaluasi
Kelemahan-kelemahan dalam melawan klub berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi laga selanjutnya melawan PSIS.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kekalahan atas tuan rumah Persijap Jepara dalam laga tandang pertama yang dilakoni oleh PSIM Yogyakarta menjadi pengalaman berharga bagi Johan Arga dan kawan-kawan.
Kelemahan-kelemahan dalam melawan klub berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi laga selanjutnya melawan PSIS.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto mengatakan dalam laga tandang kemarin, peran gelandang bertahan kurang maksimal. Akibatnya, serangan lawan dengan mudah menusuk jantung pertahanan Tito Rama.
Untuk itu, kelemahan gelandang bertahan akan menjadi perhatian serius sebelum menghadapi laga tandang kedua melawan PSIS Semarang. Nantinya peran dua gelandang bertahan akan lebih diperkuat sehingga tidak pertahanan akan lebih kuat.
Tidak hanya lini pertahanan, menurut Erwan yang perlu mendapatkan evaluasi adalah lini tengah dan depan. Peran gelandang serang dan ujung tombak akan diperkuat sehingga bisa lebih banyak mencetak gol.
"Intinya semua lini akan kita evaluasi," katanya, Minggu(15/5/2016).
Erwan berharap, selama sepekan kedepan, kelemahan semua lini bisa diperbaiki. Variasi serangan juga lebih banyak sehingga peluang untuk mencetak gol di kandang lawan lebih besar.
Skuad Laskar Mataram sendiri akan mulai melaksanakan latihan pada Senin sore. Tim pelatih memberikan kesempatan libur selama satu hari setelah menjalani laga tandang perdana.
"Hari ini kita libur. Latihan kita mulai senin," imbuhnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/latihan-ringan_20160514_073945.jpg)