Pasca Pengumuman UN, Lulusan SMA/SMK Buru Kartu Kuning

Pasca pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat, permohonan kartu pencari kerja (AK-1) atau kartu kuning mengalami peningkatan.

Pasca Pengumuman UN, Lulusan SMA/SMK Buru Kartu Kuning
Antara
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Pasca pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat, permohonan kartu pencari kerja (AK-1) atau kartu kuning mengalami peningkatan.

Pemohon didominasi lulusan SMK yang baru saja menerima pengumuman kelulusan.

Kondisi tersebut terlihat dari loket layanan Ketenagakerjaan di Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Klaten, Selasa (10/5/2016).

Sejumlah pencari kerja mengantre untuk mendapatkan kartu kuning.

Salah satunya Nina Nurjanah (19), warga Desa Ngalas, Klaten Selatan. Lulusan SMK Muhammadiyah 2 Klaten itu mengaku akan mengadu nasib dengan mencari kerja di wilayah Tangerang, Banten.

“Belum tahu akan melamar di bidang apa, yang jelas saat ini mencari kartu kuning terlebih dahulu untuk melengkapi persyaratan kerja. Sekaligus menunggu terbitnya ijazah dari sekolah,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ria Subekti (18) warga Borangan, Manisrenggo.

Lulusan SMKN 3 Klaten tersebut memilih mengurus kartu kuning bersama rekannya di sekolah untuk mengisi waktu luang pasca pengumumnan hasil UN.

“Kebetulan di sekolah ada penyaluran kerja, sehingga untuk melengkapi persyaratan melamar kerja, saya mulai mengurus dokumen yang diperlukan,” ujarnya. (tribunjogja.com)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved