Uang Pembebasan Tanah Kampus II UIN Belum Dibayar, Warga Wadul ke Dewan

Atas hal tersebut, sejumlah warga mengadukan belum jelasnya kepastian pembayaran pembebasan lahan tahap II ke DPRD setempat.

Uang Pembebasan Tanah Kampus II UIN Belum Dibayar, Warga Wadul ke Dewan
tribunjogja/agungismiyanto
Rencana pembebasan lahan untuk pembangunan kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta menimbulkan gejolak di masyarakat Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Atas hal tersebut, sejumlah warga mengadukan belum jelasnya kepastian pembayaran pembebasan lahan tahap II ke DPRD setempat, Selasa (3/5/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Rencana pembebasan lahan untuk pembangunan kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta menimbulkan gejolak di masyarakat Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul.

Atas hal tersebut, sejumlah warga mengadukan belum jelasnya kepastian pembayaran pembebasan lahan tahap II ke DPRD setempat, Selasa (3/5/2016).

Gunawan, salah satu warga Dukuh, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, mengaku mengadukan persoalan pembebasan tanah tahap kedua ini karena memang pihak UIN belum segera membayar.

Padahal, bulan Maret dan April lalu, sejumlah warga sudah dijanjikan ada pembayaran.

“Namun, dari pihak UIN menyampaikan pembayaran ini belum bisa dilakukan karena tidak ada persetujuan pencairan dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementrian Agama (Kemenag). Sehingga target pembayaran ini tidak tercapai. Padahal, kami sudah menunggu selama empat tahun,” ujarnya saat mengadu ke Komisi A DPRD Kabupaten Bantul.

Gunawan yang mengaku akan menjual lahannya seluas 500 meter ini, sangat membutuhkan kejelasan pembayaran tanah ini. Pasalnya, banyak warga yang membutuhkan uang pembayaran ini untuk berbagai macam kebutuhan.

Bahkan, dia menyampaikan, ada warga yang sampai berani membeli rumah, mobil, dan kebutuhan lain karena yakin UIN akan segera membayar pembebasan lahan ini.

“Ada yang sampai hutang sana sini untuk membeli beragam kebutuhan dan kredit rumah. Namun, belum ada yang mendapatkan kejelasan pembayaran dari pihak UIN. Memang, sudah ada beberapa yang dibayar. Kalau yang belum khan pasti akan menimbulkan kesenjangan sosial,” ujarnya.

Kepala Dusun (Kadus) Kembang Putihan, Sulisman menyebutkan, rencana pembebasan tanah di wilayah Guwosari untuk pembangunan kampus tersebut mencapai 71 hektar, yang meliputi Dusun Kembang Putihan, Watugedug, dan Pringgading.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved