Pantai Nguyahan Tempat Pas untuk Cari Ketenangan
Beberapa jenis ikan dapat pemancing jumpai di pantai Nguyahan. Sebagia pendukung, beberapa fasilitas telah tersedia, seperti beberapa warung
Penulis: Hamim Thohari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Nguyahan, mungkin nama ini masih asing di telinga masyarakat Yogyakarta. Nama tersebut disandang oleh sebuah pantai mungil nan indah di pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.
Pantai ini seakan kalah gaungnya dibanding pantai lainnya di Gunungkidul misalnya Indrayanti, Baron, Krakal, dan Krukup, meski keindahannya tidaklah kalah.
Pantai Nguyahan adalah pantai dengan pasir dengan garis pantai yang tidak terlalu panjang dan memiliki pasir berwarna putih. Pantai ini diapit bukit karang baik di sisi kanan maupun kirinya.
Pada musim penghujan, bukit di sekitar pantai ditumbuho beragam vegetasi berwarna kehijauan. Perpaduan antara birunya air laut, putihnya pasir pantai, dan hijaunya perbukitan, menyajikan lukisan alam yang begitu indah.
Kurang dikenalnya pantai yang berada di wilayah Dusun Gebang, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, karena memang pantai ini belum begitu lama dibuka untuk umum.

Tribun Jogja/Hamim Thohari
Sukiman selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Nguyahan mengatakan pada sekitar tahun 2010 pantai ini mulai didatangi pengunjung.
"Dulu pantai ini tersembunyi di balik bukit. Dulu yang ramai hanya pantai Ngobaran yang berada persis di timur pantai Nguyahan. Baru pada tahun 2005 kami mulai gotong royong membuka jalan," cerita Sukiman.
Baru pada tahun 2015 yang lalu dibangun jalan cor yang bisa dilewati kendaraan roda empat. Selain itu pemerintah juga membangun sejumlah ruko sebagi tempat berjualan masyarakat sekitar.
Terkait dengan nama Nguyahan, Sukiman mengatakan bahwa nama ini berasal dari cerita turun-temurun yang ada di tengah masyarakat.
"Dulu ada orang yang dituakan di sini bernama Mbah Sarem. Dia mengajari masyarakat sekitar membuat garam (uyah dalam bahasa jawa). Menurut beliau, jika besok tempat ini mampu memberi penghidupan, berilah nama Nguyahan," kata Sukiman.
Selain menikmati pemandangan, di pantai ini pengujung juga bisa bermain air tetapi harus memperhatikan keselamatan karena ombak dari Samudra Hindia yang cukup besar.

Tribun Jogja/Hamim Thohari
Selain itu, bagi mereka penghobi mancing, panti ini bisa menjadi salah satu spot alternatif.
Beberapa jenis ikan dapat pemancing jumpai di pantai Nguyahan. Sebagia pendukung, beberapa fasilitas telah tersedia, seperti beberapa warung, area parkir yang cukup luas, kamar mandi, dan tempat beribadah.
"Pada malam Minggu ataupun malam liburan, Pantai Nguyahan ini juga sering dijadikan lokasi camping," ujar Sukiman.

Tribun Jogja/Hamim Thohari
Beberapa spot pantai lain yang juga bisa anda datangi di sekitar Nguyahan adalah pantai Ngobaran, pantai Ngeden, pantai Ngrenehan.
Untuk masuk ke obyek wisata ini setiap pengunjung dikenai tarif Rp5 ribu. Untuk biaya parkir kendaraan roda dua sebesar Rp2 ribu, dan kendaraan roda empat Rp5 ribu. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nguyahan-1_20160503_192858.jpg)