Dua Pesawat Lion Air Senggolan di Bandara Soekarno-Hatta, Inilah Kronologinya

Sebelum memberi izin untuk pushback pesawat, petugas controller terlebih dahulu menanyakan kesiapan dan kondisi di lapangan kepada para pilot.

Dua Pesawat Lion Air Senggolan di Bandara Soekarno-Hatta, Inilah Kronologinya
Tribunnews.com
Lion air 

TRIBUNJOGJA.COM, TANGGERANG - Dua pesawat Lion Air bersenggolan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sesaat sebelum lepas landas, Minggu (1/5/2016) malam.

Masing-masing bernomor penerbangan JT026 Jakarta-Denpasar dan JT770 dengan rute Jakarta-Manado.

Menurut Head of Corporate Communications & Institution Relations AirNav Indonesia Yohanes Sirait, pesawat tersebut mulanya tengah parkir di bandara.

"Satunya di K13, satu lagi di A33. Kedua pesawat pushback dan pihak controller sudah berkomunikasi dengan masing-masing pilot, apakah mereka sudah ready," kata Yohanes kepada Kompas.com, Senin (2/5/2016).

Adapun pesawat Lion Air JT026 berjenis AirBus A330, sedangkan pesawat Lion Air JT770 berjenis Boeing 737-900er.

Menurut dia, sebelum memberi izin untuk pushback pesawat, petugas controller terlebih dahulu menanyakan kesiapan dan kondisi di lapangan kepada para pilot.

Setelah mendapatkan jawaban siap dari para pilot, petugas controller baru mengizinkan mereka untuk pushback pesawat.

"Yang tahu kondisi di lapangan kan pilot, jadi controller pasti koordinasi dengan pilot. Setelah dipastikan aman, baru pilot dapat izin pushback," sambung Yohanes.

Ternyata, setelah dikasih izin, di melanjutkan, pesawat malah bersenggolan. Akibatnya, kerusakan terjadi pada sayap tiap-tiap pesawat.

Kerusakan ini pun termasuk kategori minor dan tidak ada korban jiwa.

Saat ini, pihak AirNav Indonesia, Lion Air, dan PT Angkasa Pura II masih berkoordinasi untuk mencari tahu penyebab pasti senggolan kedua pesawat tersebut.

Senggolan kedua pesawat sempat menyebabkan penundaan keberangkatan penumpang. Akhirnya, Lion Air menggunakan pesawat pengganti untuk menerbangkan penumpang dari kedua pesawat tersebut. (kompas.com)

Editor: oda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved