Menristekdikti Targetkan Kenaikan Jumlah Riset dan Inovasi dari Perguruan Tinggi Masuk Industri

Menurutnya, yang ideal harus ada 15-20 persen hasil riset inovasi yang masuk ke dunia industri.

Menristekdikti Targetkan Kenaikan Jumlah Riset dan Inovasi dari Perguruan Tinggi Masuk Industri
tribunjogja/kurniatulhidayah
Menristek Dikti, Muhammad Nasir meninjau penelitian pengendalian demam berdarah dengue (DBD) yang dilakukan Eliminate Dengue Project (EDP), Selasa (26/4/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menristekdikti menargetkan akan lebih banyak produk riset inovasi yang masuk ke dunia industri.

"Saat ini baru sekitar 8 persen dari 701 inovasi selama 2010-2015 yang berjalan untuk industri, jumlah ini masih termasuk kecil," ujar Menristekdikti, M Nasir, saat berada di UGM Yogyakarta, Selasa (26/4/2016).

Menurutnya, yang ideal harus ada 15-20 persen hasil riset inovasi yang masuk ke dunia industri.

Apalagi dana yang dikucurkan pemerintah untuk bidang riset cukup tinggi sekitar Rp 1,5 triliun.

"Itu masih ditambah dengan dana di masing-masing perguruan tinggi, misal di UGM ini kalau tidak salah 27 persen dana untuk riset," ujar Nasir yang didampingi rektor UGM, Dwikorita Karnawati.

Memang menurutnya tiap daerah ataupun Perguruan Tinggi punya karakteristik bidang dan sumbe rdaya masing-masing, sehingga harus disesuaikan apakah itu kesehatan teknik atupun yang lain. (*)

Penulis: khr
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved