PSIM Yogya
Faktor Keluarga, Eko 'Kancil' Batal Perkuat PSIM di ISC B 2016
Kepergian Kancil ini sedikit berbeda dari apa yang terjadi dengan rekannya di PSIM sebelumnya.
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabar mengejutkan kembali datang dari kubu PSIM Yogyakarta jelang keikutsertaannya di ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) B 2016 akhir April mendatang.
Salah satu punggawanya, Eko Budi Santoso atau yang akrab disapa Eko Kancil atau Pak Kancil memilih meninggalkan PSIM.
Padahal pemain ini disebut-sebut menjadi salah satu pemain kunci PSIM. Posisinya sebagai seorang gelandang bertahan pun juga mendukung penilaian ini.
Eko Kancil, adalah seorang pengatur tempo permainan PSIM selama ini, leader dalam tim sekaligus mentor bagi pemain-pemain muda.
Tak heran jika manajemen PSIM langsung menulis nama Kancil dalam daftar prioritas perburuan pemain luar daerah di awal masa persiapan ISC B.
Kancil pula lah menjadi pemain berstatus luar daerah yang termasuk paling awal bergabung dalam sesi latihan bersama para pemain lokal.
Untungnya, kepergian Kancil ini sedikit berbeda dari apa yang terjadi dengan rekannya di PSIM sebelumnya.
"Lebih ke alasan keluarga, entah kenapa saya sangat berat jauh dari anak saya, ini menjadi keputusan yang berat, tapi sudah saya pertimbangkan secara matang," kata Kancil. (*)