Petani Temukan Granat saat Mencangkul

aya ledaknya bisa menjangkau dalam radius 25 meter dan ini bisa melukai siapa saja

Petani Temukan Granat saat Mencangkul
KOMPAS.Com
Dua granat aktif ditemukan petani di saat mencangkul. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak dua buah granat jenis nanas ditemukan petani di Paleteng Pinrang Sulawesi Selatan. Granat tersebut ditemukan saat petani sedang mencangkul sawah Minggu (17/4/2016) kemarin.

“Daya ledaknya bisa menjangkau dalam radius 25 meter dan ini bisa melukai siapa saja,” ujar Kapten Sudirman, Danramil Paleteang Kabupaten Pinrang.

Granat aktif ini ditemukan tidak jauh dari bekas lokasi markas Kerajaan Paleteang Pinrang.

Petani yang menemukan granat tersebut sedang menggarap lahan milik Puang Daale untuk persiapan tanam padi pada musim berikutnya.

Namun saat mencangkul di salah satu areal persawahan yang dikelolanya, cangkul tidak sengaja membentur granat tersebut. Berutung granat yang salah satunya masih memiliki pin pengaman ini tidak meledak.

Petugas Koramil Paleteang yang dihubungi warga langsung datang mengamankan kedua granat ke markas Koramil Paleteang dan selanjutnya diserahkan ke logistik Kodim 1404.

Belum diketahui asal usul granat ini. Namun sejumlah warga di lokasi menduga granat ini adalah sisa peniggalan perang zaman Belanda. Pasalnya granat ini ditemukan tak jauh dari lokasi markas kerajaan Paleteang Pinrang.

Warga lainnya menduga granat tersebut sisa peninggalan pasukan TNI Batalyon 721 Makkasau saat menggelar latihan perang di kawasan hutan Paleteang. Menurut warga, lokasi tersebut kerap dijadikan pasukan TNI latihan perang.

Kedua granat buatan PT Pindad tersebut selanjutnya akan dibawa ke logistik Korem 142 Taroada Tarogau Kodam VII/Wirabuana untuk diamankan. (*)

Editor: dik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved