Industri Jasa Memiliki Potensi Besar pada Ekonomi Indonesia

Sektor industri jasa sejatinya memiliki posisi dan potensi besar terhadap perekonomian nasional.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sektor industri jasa sejatinya memiliki posisi dan potensi besar terhadap perekonomian nasional. Sayangnya, apresiasi pada industri ini masih cukup rendah.

Namun demikian, optimisme pada sektor ini semakin baik seiring dengan kebijakan pemerintah yang mendukung sektor ini.

Mantan Menteri Ekonomi dan Pariwisata Mari Elka Pangestu mengatakan, industri jasa memiliki potensi besar untuk meningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sektor ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan PDB nasional, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan kemiskinan.

“Industri jasa masih berpeluang tumbuh di Indonesia. Apabila bisa dikelola dengan baik potensi kontribusinya sangat besar bagi perekonomian Indonesia,” kata Mari, Kamis (14/4/2016) dalam siaran pers yang diterima Tribun Jogja dari Humas UGM.

Sektor industri jasa berkontribusi meningkatkan PDB nasional dari 45 persen di tahun 2010 menjadi 55 persen pada 2012. Selain itu mampu menciptakan 21,7 juta lapangan pekerjaan dalam kurun waktu 2000-2010.

“Sayangnya apresiasi pada sektor justru sangat kurang,” tuturnya dalam acara CEO Talk The Walk “The Service Sector as a Driver of Change: Indonesia Experience in the ASEAN Context” yang diadakan di Fakultas ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM ini.

Menurutnya sektor jasa mampu menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui berbagai industri jasa smisalnya pariwisata, logistik, dan transportasi.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala dalam pengembangan sektor industri jasa ini.

Satu di antaranya masih lemahnya daya saing pelaku industri jasa di Indonesia karena adanya kebijakan dan regulasi yang membatasi kesempatan pertumbuhan industri jasa.

Namun demikian, lanjut Mari, kebijakan pemerintah saat ini semakin mendukung pertumbuhan sektor ini.

Dengan kebijakan Indonesia yang telah menyepakati Asean Framework Agreement on Services (AFAS) membuka peluang sektor jasa domestik untuk berkembang tidak hanya di dalam negeri, namun juga di tingkat regional tanpa adanya dikriminasi maupun hambatan. (tribunjogja.com)

Penulis: toa
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved