Baru 5 Persen Aset PT KAI Daop 6 yang Bisa Dioptimalkan

Meski memiliki sekitar 3.000 hektare aset, namun PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta belum dapat mengoptimalkannya.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Meski memiliki sekitar 3.000 hektare aset, namun PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta belum dapat mengoptimalkannya.

Baru sekitar 5 persen aset yang telah dikelola secara maksimal. Untuk itu, tahun ini PT KAI Daop 6 Yogyakarta akan melakukan penertiban aset.

Kepala PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Hendy Helmy mengungkapkan, pihaknya ingin mengoptimalkan pengelolaan aset perusahaan yang selama ini banyak dikuasai orang luar.

Padahal, setiap tahunnya pajak atas aset tersebut selalu dibayar oleh perusahaan.

"Kami ingin mengurus aset agar bisa dikelola dan dioptimalkan. Sebab, cukup banyak aset yang dikuasai orang luar. Waku akan diajak bekerjasama mereka mengatakan bahwa tanah tersebut bukan tanah PT KAI. Kami akan mencoba menindaklanjutinya dan bekerjasama dengan Kejati. Bagi yang selama ini tidak mau bayar akan diperkarakan sementara yang mau bayar akan dikaji ulang," ungkapnya, Kamis (7/4/2016).

Hendy memaparkan, aset PT KAI yang ada di wilayah kerja Daop 6 mencapai sekitar 3 ribu hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar dua pertiganya ada di wilayah DIY.

"Dari luasan tersebut, baru sekitar lima persennya yang bisa dikelola dan dioptimalkan. Tentunya, ini merupakan potensi yang sangat besar. PR besar juga, bagaimana aspek legal bisa dimenangkan. Jangan sampai kami maju dan salah langkah. Karena itu kami minta pendampingan dari Kejati," lanjutnya.

Sebagai upaya untuk melakukan penertiban aset, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY. Kerjasama tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU dilakukan pada Kamis (7/4/2016) siang di Gubug Makan Mang Engking. Pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta diwakili oleh Kepala Daop 6, Hendy Helmy.

Halaman
12
Penulis: toa
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved