Pemkab Didorong Jalankan Reformasi pada BUMD di Bantul

Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul didorong untuk melakukan reformasi yang serius terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul didorong untuk melakukan reformasi yang serius terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimilikinya khususnya PD Aneka Dharma yang sampai saat ini posisi direktur utamanya belum dilantik.

Ketua Komisi A DPRD Bantul yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar), Amir Syarifudin mengungkapkan pihaknya mendorong agar BUMD yang dimiliki Pemkab Bantul harus dikuatkan, apalagi saat ini Bantul tengah memiliki pemimpin yang baru.

"Ini kesempatan bagi Bupati Bantul untuk melakukan reformasi di BUMD khsususnya Aneka Dharma," terangnya pada Senin (4/4/2016).

Kepemimpinan di PD Aneka Dharma sendiri saat ini masih mengambang karena Dirut baru yang telah terpilih pada masa Penjabat Bupati Bantul belum juga dilantik menunggu keputusan Bupati Baru yang terpilih.

"Kalau saya sepakat jangan dilantik dulu, kalau perlu semua dilakukan evaluasi," kata politisi PKS ini.

Hal tersebut menurutnya tidak masalah karena menyangkut kepentingan daerah dan masyarakat Bantul.

BUMD penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga Amir menganggap kemampuan Dirut Aneka Dharma harus benar-benar baik agar BUMD ini tidak malah membebani keuangan daerah seperti selama ini.

"Salah satu indikator kemajuan daerah ya sehatnya BUMD yang dimiliki," tukasnya. (tribunjogja.com)

Penulis: apr
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved