PKB Gelar MKK Tingkat Nasional
Dengan jumlah pesertanya dibatasi 60 orang yang berasal dari sejumlah PP di DIY, terdiri dari 32 peserta putra dan 28 putri.
Penulis: usm | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mengadakan Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) tingkat nasional dari 2-13 April 2016.
"Kami mengadakan lomba ini di 24 provinsi, salah satunya di DIY," jelas Anggota DPR RI dari Komisi VII, Agus Sulistyono, Sabtu (2/3/2016).
Adapun tempat pelaksanaan MKK di DIY yakni di Pondok Pesantren (PP) al-Munawwir, Desa Krapyak, Kecamatan Sewon, Bantul.
Dengan jumlah pesertanya dibatasi 60 orang yang berasal dari sejumlah PP di DIY, terdiri dari 32 peserta putra dan 28 putri.
"Hari ini yang di DIY akan langsung ditentukan pemenangnya, yakni juara 1,2, dan 3 untuk dua kategori, putra dan putri. Nanti yang juara 1 di masing-masing kategori akan mengikuti babak final di Jakarta tanggal 12 April," ungkap Ketua Panitia Seleksi MKK DIY, Umaruddin Masdar.
Agus menambahkan bahwa diselenggarakannya MKK ini tak lain untuk melestarikan tradisi dan adat yang ada di PP.
"Sekaligus untuk mengasah keilmuan para santri di pondok pesantren. Sehingga menghindarkan para santri dengan pemahaman keagamaan yang instan," paparnya.
Giat MKK ini sendiri baru diselenggarakan DPP PKB pertama kali ini. Namun menurut rencana, ke depan kegiatan serupa akan terus diadakan tiap tahunnya.
Kitab yang digunakan sebagai bahan perlombaan yakni Ihya' Ulumuddin garapan Imam al-Ghozali. Kitab Ihya' Ulumuddin dikenal sebagai kitab tasawuf, yang berkaitan erat dengan akhlak manusia.
Oleh sebab itu, dengan terselenggaranya MKK ini, diharapkan bisa menularkan pemahana Islam yang toleran pada santri. Yakni pemahaman Islam yang mengedepankan hati, bukan arogansi.
"Ke depan kami usahakan lebih bervariasi kitabnya," tambahnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pengarahan-peserta_20160403_060133.jpg)