Pemuda Ancam Saudara Sendiri Gunakan Clurit
Pemuda yang masih berstatus mahasiswa perguruan tinggi swasta melakukan aksi yang mengancam jiwa di rumahnya sendiri di Suryodiningratan.
Penulis: akb | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keadaan setengah sadar akibat mengkonsumsi obat daftar G, Naufal (19) melakukan aksi pengamcaman terhadap saudaranya sendiri menggunakan senjata tajam (sajam) clurit.
Pemuda yang masih berstatus mahasiswa perguruan tinggi swasta melakukan aksi yang mengancam jiwa di rumahnya sendiri yang terletak di Suryodiningratan Mantrijeron.
"Saat ini masih menjalani perawatan untuk penyembuhan di RS Grasia. Setelah kami lakukan pengembangan yang bersangkutan juga terlibat kasus perampasan di wilayah Sleman," ungkap Kompol Totok Suwantoro, Kapolsek Mantrijeron, Minggu (3/4/2016).
Kapolsek menerangkan aksi pengancaman, Kamis (31/3/2016), pertama kali diketahui oleh ibu pelaku. Saat itu ibu pelaku sedang berada di dalam rumah mendengar suara keributan dari arah luar.
Penasaran dengan hal itu, ibu pelaku lantas memeriksanya. Ternyata anaknya sedang mengancaman tetangga yang juga masih merupakan saudara menggunakan clurit.
Takut dengan aksi nekat yang dilakukan pelaku, ibu pelaku lantas mencoba mengalihkan perhatian. Saudara serta ibu pelaku kemudian melarikan diri. Mereka mendatangi Polsek Mantrijeron.
Petugas mendapatkan laporan itu langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Pelaku lantas diamankan di rumah tersebut.
"Kemudian kami lakukan penggeledahan di kamar pelaku. Disitu kami menemukan clurit yang digunakan untuk mengancam, beberapa sajam lainnya dan airsoft gun lengkap dengan isinya," ungkapnya yang juga merupakan dosen di universitas swasta itu.
Dalam penggeledahan yang dilakukan, petugas mengamankan dua unit airsoft gun berserta tujuh tabung gas, satu clurit, satu pedang, dua golok, satu pisau bengkok, dan satu pisau lipat.
Polisi selanjutnya menggelandang pelaku ke Mapolsek Mantrijeron. Karena pengaruh obat dan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, pelaku dibawa ke RSJ Grasia Sleman.
Namun disisi lain, Kapolsek mengungkapkan, pihaknya mencurigai banyaknya senjata yang ditemukan di dalam kamar pelaku. Polisi selanjutnya melakukan koordinasi dengan beberapa jajaran di daerah lain.
Berdasarkan pengembangan itu petugas mendapati jika pelaku diduga melakukan perampasan dengan menembakan airsoft gun di daerah Sleman. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/barang-bukti_20160403_154732.jpg)