Penerjun JAS Jatuh ke Laut

Penerjun JAS yang Meninggal Miliki Ketrampilan Mendarat di Air

Dua tahun terakhir ini, Wika menjalani sesi latihan intens untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan beberapa kejuaraan lainnya.

Penulis: akb | Editor: oda
TRIBUN JOGJA/ Hasan Sakri Ghazali
Pengunjung berkerumun saat seorang penerjun wanita jatuh di laut di selatan Pantai Depok Bantul, Sabtu (26/3/2016) pagi, dalam lanjutan gelaran Jogja Air Show (JAS) 2016. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wika Milati Mulaningtyas bergabung dengan FASI (Ferderasi Aero Sport Indonesia) Yogyakarta sejak tahun 2006 lalu.

Rekan Wika di FASI, Hendro Satrio mengungkapkan Wika merupakan atlet yang memiliki potensi.

Dua tahun terakhir ini, Wika menjalani sesi latihan intens untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan beberapa kejuaraan lainnya.

"Wika sedang persiapan PON, almarhumah juga sudah pengalaman meski usianya masih muda. Dengan penerjunan pagi ini sudah 125 kalinya melakukan penerjunan," ungkap Hendro.

Dimata Hendro, Wika merupakan atlet terjun yang handal. Wika pernah mengikuti latihan penerjunan abnormal di darat maupun di laut.

Penerjun perempuan itu memiliki keterampilan untuk melakukan pendaratan di air. Hendro mengatakan, saat pagelaran JAS 2016 yang dimulai Jumat (25/3/2016) kemarin, Wika sempat mengikuti dua kali penerjunan.

Kepagian harinya saat pembukaan JAS 2016, Wika melakukan penerjuangan menyusuri Pantai Krakal Gunungkidul. Kemudian kesorean harinya Wika juga melakukan penerjunan di Pantai Depok.

"Kemarin sore juga melakukan penerjunan di pantai Depok tidak ada masalah. Pagi tadi terjadi musibah. Kita masih dalami apa penyebabnya," ujarnya.

"Kami melihat kondisi cuaca saat penerjunan baik, kondisi Wika juga normal. Kami tidak akan mengizinkan jika kondisi tidak fit," tambah Hendro. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved