Penerjun JAS Jatuh ke Laut
Penerjun JAS yang Meninggal Miliki Ketrampilan Mendarat di Air
Dua tahun terakhir ini, Wika menjalani sesi latihan intens untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan beberapa kejuaraan lainnya.
Penulis: akb | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wika Milati Mulaningtyas bergabung dengan FASI (Ferderasi Aero Sport Indonesia) Yogyakarta sejak tahun 2006 lalu.
Rekan Wika di FASI, Hendro Satrio mengungkapkan Wika merupakan atlet yang memiliki potensi.
Dua tahun terakhir ini, Wika menjalani sesi latihan intens untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan beberapa kejuaraan lainnya.
"Wika sedang persiapan PON, almarhumah juga sudah pengalaman meski usianya masih muda. Dengan penerjunan pagi ini sudah 125 kalinya melakukan penerjunan," ungkap Hendro.
Dimata Hendro, Wika merupakan atlet terjun yang handal. Wika pernah mengikuti latihan penerjunan abnormal di darat maupun di laut.
Penerjun perempuan itu memiliki keterampilan untuk melakukan pendaratan di air. Hendro mengatakan, saat pagelaran JAS 2016 yang dimulai Jumat (25/3/2016) kemarin, Wika sempat mengikuti dua kali penerjunan.
Kepagian harinya saat pembukaan JAS 2016, Wika melakukan penerjuangan menyusuri Pantai Krakal Gunungkidul. Kemudian kesorean harinya Wika juga melakukan penerjunan di Pantai Depok.
"Kemarin sore juga melakukan penerjunan di pantai Depok tidak ada masalah. Pagi tadi terjadi musibah. Kita masih dalami apa penyebabnya," ujarnya.
"Kami melihat kondisi cuaca saat penerjunan baik, kondisi Wika juga normal. Kami tidak akan mengizinkan jika kondisi tidak fit," tambah Hendro. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terjun-ke-laut_20160326_090317.jpg)