Mayora Luncurkan Energen Jagung

Meskipun telah memiliki pangsa pasar yang kuat, Mayora Nutrition terus menjaga posisinya dengan berbagai strategi.

Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Rento Ari
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyudi beserta istri; Kepala Dept Gizi Kesehatan FK-UGM sebagai perwakilan dari Pergizi Pangan, Toto Sudargo; dan Senior Brand Manager PT Mayora Indah MT Assyaukani, melakukan prosesi Kampanye ‘Sarapan Sehat Sebelum Jam 9’ di hadapan ribuan masyarakat Yogyakarta yang memenuhi Alun Alun Selatan, Minggu (20/3/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meskipun telah memiliki pangsa pasar yang kuat, Mayora Nutrition terus menjaga posisinya dengan berbagai strategi.

Selain menggelar event, produsen Energen ini juga meluncurkan produk baru.

Satu contohnya adalah ketika Mayora Nutrition kembali menggalang komitmen masyarakat untuk membiasakan sarapan sehat melalui Gerakan ‘Sarapan Sehat Sebelum Jam 9” yang didukung oleh Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia.

Gerakan ini dilakukan dalam menyemarakkan Pekan Sarapan Nasional 2016 yang kali ini dilaksanakan secara serentak di Jakarta, Yogyakarta, Jember, Lampung dan Medan, yang telah sukses sebelumnya di 15 kota.

Acara di Yogyakarta diadakan di alun-alun selatan, Minggu (20/3/2016).

Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyudi, Kepala Dept Gizi Kesehatan FK-UGM Toto Sudargo sebagai perwakilan dari Pergizi Pangan.

Dari pihak Mayora, Senior Brand Manager PT Mayora Indah MT Assyaukani hadir di hadapan ribuan masyarakat Yogyakarta yang memenuhi Alun Alun Selatan.

MT Assyaukani mengatakan, sebanyak sekitar enam ribu orang mengikuti perhelatan di Yogyakarta ini. Acara ini ini juga menjadi momen untuk memperkenalkan varian baru Energen yakni rasa jagung.

"Kami memperkenalkan varian baru ini. Sebab, konsumen terutama anak-anak cenderung mudah bosan. Karena itu, hadirnya varian baru ini diharapkan bisa menambah pilihan rasa Energen yang sudah ada. Apalagi produk ini mengandung jagung utuh, tidak seperti produk lain yang umumnya digiling," ungkapnya.

Produk ini sendiri, lanjut pria yang akrab disapa Kani ini, bisa dinikmati masyarakat lebih luas mulai 2-3 minggu ke depan. Ia optimis, produk ini bisa diterima pasar layaknya varian Energen yang lain.

"Sebagai market leader, ini tanggung jawab kami kepada masyarakat untuk memberikan yang terbaik," imbuhnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved