Pemungutan Pajak Sasar Golongan Profesi

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo mengatakan, penerimaan pajak dari jenis wajib pajak orang pribadi (WP OP) selama ini masih kurang optimal.

ist
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Golongan profesi menjadi sasaran optimalisasi pemungutan pajak ke depannya. Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bakal menggandeng asosiasi-asosiasi profesi untuk mengoptimalkan penerimaan pajak.

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo mengatakan, penerimaan pajak dari jenis wajib pajak orang pribadi (WP OP) selama ini masih kurang optimal.

Secara nasional, realisasi penerimaan tidak lebih dari 6 persen dari jumlah WP OP terdaftar.

Dengan begitu, pihaknya merasa perlu melakukan langkah ekstensifikasi yang lebih detail, yakni dengan menyasar tiap golongan profesi dari wajib pajak.

"Kami coba dongkrak penerimaan dengan mengoptimalkan melalui jalur porofesinya. Misalnya nanti kita kerjasama dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) untuk melihat berapa dokter yang sudah bayar pajak," kata Mardiasmo seusai menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) secara e-Filling di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Kamis (17/3/2016).

Hal ini menurutnya juga menjadi strategi untuk mendongkrak penerimaan negara melalui pungutan pajak.

Seperti diketahui, pada 2015 lalu, realisasi penerimaan pajak secara nasional hanya mampu tercapai di kisaran 85% dari target Rp1,29 triliun.

Kondisi itu menurut Mardiasmo menjadi evaluasi bagi pemerintah dan akan digenjot lagi di tahun ini dengan extra effort uang mungkin dilakukan.

Terkait rencana implementasi tax amnesty (pengampunan pajak) untuk mendongkrak penerimaan, Mardiasmo mengatakan hal itu menjadi potensi yang bagus.

Namun, ada atau tidaknya pengampunan, pihaknya tetap akan bekerja keras mewujudkan optimalisasi penerimaan pajak negara.

"Kita sudah siapkan dua skenario, dengan atau tanpa tax amnesty. Intinya, kita tetap harus kerja keras," kata dia. (tribunjogja.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved