Jalur KA di Ciamis Alami Gogos, Perjalanan KA Lintas Selatan Dialihkan

Gogosnya tubuh jalur rel tersebut diketahui sekitar pukul 17.30. berdasarkan laporan warga sekitar

Jalur KA di Ciamis Alami Gogos, Perjalanan KA Lintas Selatan Dialihkan
net
Kereta Api 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, CIAMIS - Sejumlah perjalanan kereta api (KA) di lintas selatan Jawa terpaksa dialihkan. Hal ini disebabkan adanya jalur rel yang gogos akibat hujan deras di wilayah Ciamis, Jawa Barat.

Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto merilis, gangguan pada perjalanan KA terjadi pada Sabtu (12/3/2016) petang. Akibat hujan deras jalur rel kereta api di km. 293+0/1 antara stasiun Bojong-Ciamis, Jawa Barat gogos sepanjang 30 meter dengan kedalaman sekitar 6 meter.

Gogosnya tubuh jalur rel tersebut diketahui sekitar pukul 17.30. berdasarkan laporan warga sekitar kepada petugas Pengatur Perjalanan KA di stasiun Bojong.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas PT KAI diputuskan untuk sementara jalur rel di lokasi tersebut ditutup dan tidak bisa dilewati KA untuk sementara waktu, menunggu selesainya perbaikan.

"Sementara ditutup hingga selesai perbaikan, karena membahayakan perjalanan KA. Kami langsung mengerahkan petugas ke lokasi untuk menangani gogosnya tubuh jalur KA ini secepatnya," kata Surono, Sabtu petang.

Akibat ditutupnya jalur KA di Ciamis untuk sementara tersebut, kereta api lintas selatan pada malam hari ini terpaksa perjalanannya harus dialihkan memutar lewat lintas Purwokerto- Cirebon- Cikampek.

KA yang dialihkan memutar perjalanannya tersebut dari arah timur adalah KA Serayu Malam (Purwokerto-Jakarta), KA Pasundan (Surabaya- Kiaracondong). KA Kahuripan (Kediri- Kiaracondong), KA Turangga (Surabaya-Bandung), KA Malabar (Malang-Bandung) dan Lodaya Malam (Solo-Bandung).

Sementara dari arah barat yakni KA Turangga ( Bandung-Surabaya), KA Lodaya Malam (Bandung-Solo), KA Mutiara Selatan (Bandung- Surabaya) dan KA Malabar (Bandung-Malang).

"KA Pasundan dan KA Serayu Malam yang posisinya sudah sampai stasiun Banjarpatroman terpaksa harus balik kanan lagi, memutar lewat Kroya-Purwokerto-Cirebon," imbuh Surono.

Kereta api lintas selatan yang terpaksa harus dijalankan melalui rute memutar tersebut akan mengalami penambahan waktu perjalanan masing- masing sekitar 3 jam. Hal ini dkarenakan bertambahnya jarak tempuh.

"Kami mohon maaf kepada para penumpang karena kereta api akan mengalami keterlambatan sekitar 3- 4 jam karena harus melewati rute memutar," pungkasnya.(*)

Penulis: toa
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved