Gerhana Matahari Total
Banyak Bayangan Sabit di Tanah
bayangan sabit yang terbentuk dari cahaya matahari saat gerhana, yang menerobos ke sela-sela pohon dengan daun rindang
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Fenomena gerhana matahari sayang untuk dilewatkan.
Hal tersebut yang membuat masyarakat berbondong-bondong untuk keluar rumah dan mengamati satu di antara kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa, Rabu (9/3/2016).
Tak hanya dengan teropong, kacamata khusus, maupun dengan pinhole, masyarakat juga bisa menyaksikan keajaiban yang ditemui 33 tahun sekali tersebut di atas tanah.
Yakni dengan bayangan sabit yang terbentuk dari cahaya matahari saat gerhana, yang menerobos ke sela-sela pohon dengan daun rindang, sehingga membentuk banyak sabit di atas permukaan bumi.
Cara ini adalah cara melihat gerhana yang paling mudah, karena cukup berada di sekitar pohon rindang tanpa perlu membawa alat apapun untuk mendongak langsung ke langit. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bayangan_ghjk_20160309_094630.jpg)