Pemkab Siapkan Lahan Seluas 10 Hektar untuk Pemakaman Umum Warga Bantul

Kebutuhan lahan pemakaman umum di Bantul, menurutnya tak lepas dari makin berkembangnya pemukiman di Bantul

Pemkab Siapkan Lahan Seluas 10 Hektar untuk Pemakaman Umum Warga Bantul
TRIBUNGJOGJA.COM | Khaerur Reza
ilustrasi makam 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Untuk mengantisipasi makin berkurangnya lahan untuk kebutuhan penguburan jenazah di Bantul, 10 hektare lahan di Imogiri akan disiapkan Pemkab Bantul menjadi pemakaman umum bagi warga Bantul.

Kepala UPT Kebersihan, Pemakaman, dan Pertamanan (KP2) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bantul, Surono mengungkapkan persiapan pembangunan pemakaman tersebut sudah dilakukan selama empat tahun ini.

Tiga tahun terakhir pematangan lahan selesai di lakukan, dan pada tahun ini pihaknya fokus untuk membangun perkantoran untuk manajemen operasioanal pemakaman umum tersebut.

"Target kita tahun depan sudah bisa digunakan warga jika ada kerabatnya yang meninggal," tuturnya pada Selasa (1/3/2016).

Lokasi lahan pemakaman umum yang direncanakan menurutnya terletak di bukit dekat makam raja-raja Imogiri dan makam seniman. Lahan yang digunakan menurutnya memang merupakan lahan marjinal yang kurang dimanfaatkan.

Anggaran yang telah dikeluarkan untuk pembebasan lahan dan penyiapan lahan menurutnya mencapai sekitar Rp 4 miliar.

Dimana dalam tiap tahun dianggarkan sekitar Rp 1 miliar selama empat tahun. Nantinya warga yang keluarganya dimakamkan di pemakaman umum tersebut akan dikenakan retribusi.

"Besarannya nanti akan diatur dalam perda yang akan disusun," terangnya.

Kebutuhan lahan pemakaman umum di Bantul, menurutnya tak lepas dari makin berkembangnya pemukiman di Bantul, khususnya perumahan. Makam umum ini bisa mengakomodir kebutuhan akan tempat peristirahatan terakhir jika lahan pemakaman tidak disediakan perumahan atau lahan di perkampungan tidak memungkinkan.

Kondisi tersebut juga diamini oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Tri Saktiyana, menurutnya rencana Pemkab tersebut melihat pemakaman kampung-kampung yang kini mulai penuh dan untuk memperluasnya tidak mudah karena keterbatasan lahan.

Dirinya juga prihatin pada kasus-kasus dimana makam sering ditumpuk karena kurangnya lahan. Rencana pemkab Bantul tersebut menurutnya untuk memenuhi hak warga Bantul agar bisa dimakamkan secara layak.

"Diharapkan ini menjadi solusi agar pekuburan yang ada agar tidak terlalu penuh," terangnya. (*)

Penulis: apr
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved