Breaking News:

Masih Ada 13 Ribu Jiwa Belum Punya Akta Kelahiran

Hingga saat ini masih saja ada sebagian masyarakat yang masih belum memilikinya, lantaran enggan membuatnya

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ikrob Didik Irawan
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Akta kelahiran dinilai sebagai dokumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap warga negara.

Namun, hingga saat ini masih saja ada sebagian masyarakat yang masih belum memilikinya, lantaran enggan membuatnya.

Merujuk kepada data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogyakarta, masyarakat Kota Yogyakarta yang belum memiliki akta kelahiran terhitung cukup banyak, mencapai 13.000 jiwa, dari sebanyak kurang lebih 118.000 penduduk yang berumur 0-18 tahun.

Meskipun jumlah ini tidak seberapa besar dibandingkan penduduk yang telah membuat akta kelahiran, yakni sebanyak 104.000 jiwa, atau 87,3% dari keseluruhan penduduk usia 0-18 tahun, namun angka tersebut tergolong cukup banyak.

"Ada sebanyak 13.000 sekian jiwa yang masih belum buat akta kelahiran. Namun, yang sudah membuat juga cukup banyak, sekitar 87,3%," ujar Kepala Bidang Data dan Informasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta, Deddy Feriza, Kamis (25/2/2016).

Di waktu yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta, Sisruwadi, menuturkan, banyaknya masyarakat yang belum membuat dokumen kelahiran ini disebabkan oleh sebagian masyarakat yang belum menyadari arti penting dari akta kelahiran.

Pasalnya, dokumen ini selain sebagai identitas, namun juga berfungsi sebagai bahan rujukan untuk dokumen lain yang tak kalah penting, bahkan sampai syarat untuk mendapatkan pelayanan publik.

"Memang ada sebagian dari masyarakat kita yang masih belum paham arti penting dokumen ini. Kebanyakan dari mereka sampai usia lanjut pun masih belum buat, padahal akta itu sangat penting," ujar Sisruwadi, Kamis (25/2).

Mengatasi masalah tersebut, Sisruwadi menuturkan, pihaknya tidak tinggal diam dan melaksanakan berbagai upaya untuk merangkul penduduk yang masih belum memiliki akta kelahiran untuk dapat membuatnya.

Salah satunya dengan layanan jemput bola akta kelahiran yang mulai Maret mendatang dapat diurus dengan mudah di Kantor Kelurahan ataupun Kecamatan secara cuma-cuma.

Layanan ini telah disosialisasikan di 45 Kelurahan di Kota Yogyakarta.

"Kami upayakan jemput bola langsung di Kelurahan dan Kecamatan, untuk membuat akta kelahiran supaya lebih mudah, cepat, dan gratis. Layanan ini sudah kami sosialisasikan di Kelurahan, dan efektif 1 Maret mendatang," ujar Sisruwadi.(tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved