Kelompok Tani Cabai di Playen Kembangkan Pengairan Sistem Infus

Sistem yang baru dikembangkan sejak setahun terakhir ini dinilai lebih hemat dan bisa memaksimalkan produksi tanaman yang dikembangkan petani.

Kelompok Tani Cabai di Playen Kembangkan Pengairan Sistem Infus
Tribun Jogja/ Hari Susmayanti
Kelompok Tani Cabai Gembuk, Dusun Keren Desa Ngunut, Playen menciptakan inovasi berupa sistem infus untuk mengembangkan tanaman cabai. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kelompok Tani Cabai Gembuk, Dusun Keren Desa Ngunut, Playen menciptakan inovasi berupa sistem infus untuk mengembangkan tanaman cabai.

Sistem yang baru dikembangkan sejak setahun terakhir ini dinilai lebih hemat dan bisa memaksimalkan produksi tanaman yang dikembangkan petani.

Inovasi berupa sistem infus untuk pengairan tanaman cabai ini memanfaatkan air sungai yang berada di sekitar lokasi kebun cabai. Para petani mengalirkan air dari sungai ke bak penampungan dengan menggunakan mesin pompa air.

Dari bak penampungan, air kemudian dialirkan menggunakan paralon. Kemudian, dari paralon induk, air dialirkan melalui selang-selang kecil yang dihubungkan ke masing-masing tanaman tang jumlahnya mencapai 15 ribu batang.

Untuk menyiram tanaman, petani hanya perlu membuka kran di ujung paralon.

Setelah kran dibuka, air secara otomatis akan mengalir melalui selang kecil yang sudah dilubangi di setiap batang pohon.

Besar kecilnya aliran air yang digunakan untuk menyiram tanaman cabai tergantung dengan keinginan petani.

Dengan sistem baru ini, para petani mengaku tanaman cabai yang dikembangkan oleh kelompok Tani Gembuk bisa berproduksi lebih maksimal.

Selain itu, juga menghemat biaya produksi karena bisa tidak memerlukan tenaga esktra untuk menyirami tanaman.

Halaman
12
Penulis: has
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved