Spot Riyadi, Tempat Asyik Menikmati Keindahan Prambanan

Pada saat pagi hari dan tidak hujan, pemandangnya bagus dan pengunjung bisa menyaksikan empat gunung sekaligus

Penulis: Hamim Thohari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Hamim Thohari

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Beberapa wilayah di daerah Prambanan memiliki topografi berupa perbukitan.

Beberapa diantaranya memiliki pemandangan yang indah dan saat ini dikelola menjadi destinasi wisata.

Salah satu tempat di perbukitan Prambanan yang saat ini banyak diperbincangkan karena pemandanganya adalah Spot Riyadi.

Berada di perbukitan selatan Prambanan, tepatnya di dusun Dawangsari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Spot Riyadi mampu menarik pengunjung setiap harinya.

Jika dari pusat kota Yogyakarta untuk mencapai lokasi tersebut arahkan kendaraan Anda menuju Candi Prambanan. Sesampainya lampu merah pasar Prambanan ambil jalan arah selatan.

Setelah melewati rel kereta api ada jalan masuk ke kiri (arah Abhayagiri), ikuti jalan tersebut sampai ke restoran Ahayagiri.

Di pojok restoran tersebut ada jalan naik yang dicor, ambil arah jalan itu, nanti anda akan menemukan Spot Riyadi di ujung desa.

Sesampainya di Spot Riyadi setiap pengunjung akan mendapati pemandangan berupa hamparan sawah yang luas. Selain itu nampak Candi Prambanan dan Candi Sojiwan berdiri dengan anggunnya.

Jika cuaca sedang cerah, pengunjung juga dapat menyaksikan indahnya gunung Merapi yang berdiri dengan gagahnya.

Pekarangan

Sejatinya Spot Riyadi adalah rumah dan pekarangan milik warga setempat bernama Riyadi.

Karena di depan rumah bapak tiga orang anak tersebut memiliki pemandangan yang mempesona, maka banyak pengunjung datang ke sana.

Diungkapkan Riyadi, dirinya mulai menempati rumah tersebut sejak tahun 1998.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Halaman rumah Riyadi

"Tetapi tempat ini mulai didatangi pengunjung sejak tahun 2005 setelah ada acara offroad di desa kami ini. Dan wisatawan semakin ramai mulai 2010 yang lalu," cerita Riyadi saat ditemui di kediamannya.

Karena tempatnya semakin ramai oleh pengunjung, pada pertengahan 2015 yang lalu Riyadi membangun tempat nongkrong dari bekas kandang sapi di halaman rumahnya.

Beragam jenis minuman dan makanan, seperti nasi goreng, ayam goreng, mi rebus, dan mi goreng tersedia di sana sebagai teman menikmati suasana.

Sebelumnya di rumahnya tersebut Riyadi juga telah membuka warung kelontong yang menyediakan beragam keperluan rumah tangga.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Area persawahan tampak dari Spot Riyadi

Terkait dengan penamaan tempat tersebut, Riyadi mengatakan nama tersebut diberikan oleh salah satu wisatawan yang sering datang ke tempat tersebut.

Diungkapkannya saat ini yang paling sering mendatangi Spot Riyadi adalah mereka para pehobi fotografi. Sebagian besar orang mengunjungi tempat ini pada pagi dan sore hari.

"Jika pada pagi hari biasanya jam empat pagi itu sudah ada yang datang untuk berburu foto. Pada saat pagi hari dan tidak hujan, pemandangnya bagus dan pengunjung bisa menyaksikan empat gunung sekaligus, yakni Lawu, Merapi, Sindoro, dan Sumbing," jelasnya.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Candi Prambanan dan Candi Sojiwan tampak dari Spot Riyadi

Jika pada sore hari, sekitar jam empat Spot Riyadi mulai rumai pengunjung.

Pada malam hari pemandangan dari sana juga tidak kalah indahnya. Tubuh candi Prambanan yang disinari lampu setiap malamnya menjadi obyek foto menarik bagi penggemar fotografi.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Pemandangan dari Spot Riyadi

Jika anda mengunjung Yogyakarta atau sedang berwisata ke Prambanan, tidak ada salahnya menikmati keindahan dan romantisme Yogyakarta dari Spot Riyadi. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved