5 Hal yang Terjadi saat Ciuman Bibir
Ciuman di bibir adalah bentuk rasa sayang. Ikatan emosional biasanya akan semakin erat ketika disampaikan dalam bentuk ciuman.
TRIBUNJOGJA.COM - Faktanya 20,2% dari pelajar SMA pernah ciuman bibir di dalam kelas (polling HAI). Memang awalnya beberapa di antara mereka merasa takut ketahuan, tapi ada juga yang santai pernah melakukannya.
Ada juga yang mengaku bahwa lama kelamaan rasa takut ketahuan (pihak lain) itu yang justru membuat mereka mau melakukannya lagi, dan lagi! Waduh!
"Ya gimana ya, nggak direncanain, sih tapi ya pas ada kesempatan jadi ya begitu aja," ujar Joni (nama samara.red) kepada HAI.
Well, bersama pasangan (yang sah), ciuman di bibir adalah bentuk rasa sayang. Ikatan emosional biasanya akan semakin erat ketika disampaikan dalam bentuk ciuman.
Sensasi berciuman juga nggak direspons oleh bibir saja, karena ternyata eh ternyata ada banyak reaksi yang terjadi di dalam tubuh ketika aktivitas ini dilakukan.
Apa saja yang terjadi saat ciuman bibir? Simak deh 5 reaksi akibat ciuman ini!
1. 34 Otot Wajah Bekerja
Untuk sebuah kecupan ringan, dua otot wajah (orbicularis oris) sudah akan bekerja dengan baik. Itu baru satu kecupan lho!
Kalo berciuman ditambah dengan penuh gairah (deep kiss), aka nada sebanyak 34 otot wajah yang bakal bekerja. Semakin sering otot wajah digun akan, wajah akan semakin kencang!
2. Adrenalin Terpacu
Sensasi adrenalin yang terpacu saat terjun payung dan bungee jumping kurang lebih sama dengan berciuman. Tegang-tegang menyenangkan.
Adrenalin naik hingga menghasilkan efek mendebarkan, napas menjaid berat, dan telapak tangan berkeringat. Hmmm sulit digambarkan dengan kata-kata!
Eh, kamu belum pernah terjun payung, bungee jumping? Oke loncat dari ketinggian 7 meter? Belom pernah ciuman? Haduh!
3. Bikin Umur Panjang
Ssstt, ini cuma buat pihak cowok aja. Penelitian menyatakan bahwa cowok dewasa yang mencium istrinya setiap pagi, harapan hidupnya 5 tahun lebih panjang daripada yang nggak.
Sama seperti efek berolahraga, berciuman bibir adalah juga latihan kardiovaskular yang ringan untuk menjaga kesehatan jantung. Semakin terjaga latihannya semakin kuat ia memompa darah yang menopang kehidupan kita.
Semakin menjaga ciuman setiap hari, semakin juga terlatih harapan-harapan yang indah dalam kehidupan.
4. Bakar Kalori
Setali tiga uang dengan penjelasan sebelumnya, bahwa berciuman bibir adalah juga latihan kardiovaskular yang ringan untuk menjaga kesehatan jantung.
Namun selain itu, saat ciuman dilakukan dengan bergairah, itu sama saja dengan kamu berjalan sekitar 25 menit atau berjalan di treadmill selama 30 menit yang berarti kamu membakar sekian ratus kalori. Hmmm, olahraga bibir dong namanya!
5. Melepas Hormon Bahagia
Bercumbu (ciuman bibir dan seterusnya) akan membuat hormon oxytocin, dopamine, dan phenyethylamines, yaitu hormon yang membuat perasaan kita merasa lebih baik akan muncul untuk menggantikan hormon cortisol yang merangsang stress.
Karena itu, kebahagiaan akan timbul akibat berciuman bibir. (hai-online.com)
Nggak cuma itu, selepas berciuman ternyata juga membuat tubuh kita melepaskan hormon endhorphin, yang sama-sama menjadikan kita bahagia.
Coba cek, muka orang yang habis ciuman di bibir, apa ada yang sedih merengut? kebanyakan sih nggak ya, soalnya pada tutup muka atgau bibir mereka sih!