Wawali Tak Setuju Minimarket Ditutup Paksa

Pihaknya memilih upaya pemahaman kepada pemilik usaha, tanpa harus ada upaya penutupan paksa demi iklim usaha di Kota Yogyakarta.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: oda
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Warga melintas di depan minimarket di Condongcatur, Depok, Selasa (10/3/2015). BPMP2T Sleman menghentikan pengajuan izin usah toko modern hingga perdanya selesai. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meskipun kuota toko jejaring telah dibatasi sejak lama melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 79 Tahun 2010, namun toko jejaring tanpa izin HO masih saja marak bermunculan di Kota Yogyakarta.

Kesembilan toko jejaring tanpa HO yang masih beroperasi hingga kini ialah Ceriamart di Jalan Rejowinangun, Pandeyan, Jalan Veteran, Jalan Parangtritis, Jogokaryan, Jalan Patangpuluhan, Jalan Wakhid Hasyim, Jalan Tamansiswa, dan Jalan Tritunggal.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Imam Priyono, menuturkan secara normatif keberadaan minimarket tak ber HO tersebut jelas melanggar regulasi.

Pihaknya meminta Dinas Ketertiban dan Dinas Perizinan untuk terlebih dahulu mendekati pemilik toko jejaring untuk menutup tokonya.

Ia mengatakan, pihaknya memilih upaya pemahaman kepada pemilik usaha, tanpa harus ada upaya penutupan paksa. Hal ini dilakukan supaya iklim usaha di Kota Yogyakarta tetap terjaga.

"Diberitahukan dulu kepada mereka, kalau di Kota Yogyakarta sudah dilakukan pembatasan. Ini untuk menjaga iklim usaha di Kota," ujar Imam.

Hal ini ternyata menjadi celah yang dimanfaatkan oknum pemilik usaha minimarket untuk mendirikan toko jejaring lagi di daerah lain, padahal sudah dibatasi regulasi Perwal 79 Tahun 2010, bahwa kuota hanya sebanyak 52 unit.

Sebelumnya penutupan paksa dua toko jejaring ilegal telah dilakukan, namun toko jejaring lain tetap bermunculan, seperti di Jalan Pramuka, muncul lagi toko jejaring dengan warna identik kuning biru. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved