Warga Kulonprogo yang Menghilang Misterius Ditemukan di Pontianak

Warga Plumbon, Kecamatan Temon bernama Kingkin ditemukan berada di Pontianak, Kalimantan Barat.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Ikrob Didik Irawan
dok.pri
Kingkin Mulyani Tahan Uji 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM,KULONPROGO - Kepala Kesbangpol Kulonprogo, Tri Wahyudi, mengaku mendapat laporan bahwa warga Plumbon, Kecamatan Temon bernama Kingkin ditemukan berada di Pontianak, Kalimantan Barat.

Tri Wahyudi menduga orang tersebut adalah warga Kulonprogo yang dilaporkan menghilang sejak 4 Januari 2016 dengan nama lengkap Kingkin Mulyani Tahan Uji (37).

Meski belum dapat memastikan secara keseluruhan termasuk apakah Kingkin bergabung dengan organisasi terlarang Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Tri Wahyudi menyatakan yang bersangkutan rencananya dipulangkan bersamaan dengan shift pemulangan rombongan Gafatar lainnya.

"Yang tercatat Gafatar dari Kulonprogo kan rencana dipulangkan tiga orang, ibu dan dua anaknya. Kalau Kingkin ini belum tahu termasuk Gafatar atau bukan tapi ditemukan di Pontianak," kata Tri Wahyudi, Minggu (24/1/2016).

Dijelaskan, warga Plumbon Kecamatan Temon bernama Kingkin tersebut ditemukan di Pontianak oleh seorang PNS Dishub wilayah setempat yang merupakan orang asli Purworejo.

Saat ini, menurutnya, Kesbangpol Kulonprogo masih melakukan koordinasi soal pemulangan Kingkin sehingga belum dapat memastikan kapan sampai di Kulonprogo.

Sebelumnya, warga Plumbon, Suparjan, melapor polisi bahwa istrinya menghilang sejak 4 Januari 2016.

Saat itu istrinya bernama lengkap Kingkin Mulyani Tahan Uji berangkat mengajar ke TK Al Hidayah Tawangsari, namun tidak kembali sampai saat ini.

Meski laporan itu bukan merupakan laporan polisi sebagaimana adanya tindak pidana, Kapolres saat itu, AKBP Yuliyanto, menegaskan akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keberadaan Kingkin.

Suparjan kemudian dipanggil untuk dimintai keterangan kronologi menghilangnya Kingkin, istrinya.

Sebagaimana keterangannya, Kingkin diduga pergi setelah sekitar lima bulan berkomunikasi intens dengan seorang pria yang dianggap sebagai guru spiritual.

Apakah diduga bergabung dengan organisasi atau kelompok tertentu, Suparjan saat itu menyatakan tidak ada indikasi demikian. Yang jelas, istrinya itu meninggalkan rumah seorang diri dan tidak kembali.

Dikonfirmasi pada Minggu (24/1/2016) sore, Suparjan mengaku memang belum mendapat kabar dari Kesbangpol Kulonprogo terkait dugaan keberadaan istrinya di Pontianak.

Namun, dia mengatakan Polres Kulonprogo pada Jumat (22/1/2016) juga menginformasikan kabar yang sama.

"Informasi dari Polres dimungkinkan istri saya di Pontianak memang iya. Katanya ada ditemukan orang bernama Kingkin. Tapi tidak lengkap namanya. Sampai saat ini belum ada kabar lagi kapan dipulangkan," kata Suparjan. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved