BK: Pemanggilan SM Murni Penegakan Aturan

Menurutnya selain Sri Muslimatun, terdapat dua anggota dewan lainnya yang juga terancam dipecat karena mangkir.

BK: Pemanggilan SM Murni Penegakan Aturan
DPRD Sleman 

Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua BK DPRD Sleman, Prasetyo Budi Utomo menegaskan pemanggilan tersebut dilakukan tanpa ada muatan politik. Namun murni menegakkan aturan kedewanan.

"Karena yang bersangkutan sudah melanggar aturan, maka kami panggil. Bukti berupa catatan kehadiran dari Sekretariat DPRD yang menjadi dasar kami," ungkapnya, Senin (11/1/2016).

Menurutnya selain Sri Muslimatun, terdapat dua anggota dewan lainnya yang juga terancam dipecat karena mangkir. Yakni Danang Maharsa dan Andreas Purwanto, keduanya dari Fraksi PDIP.

"Mereka juga akan kami mintai keterangan terkait mengkirnya dari agenda kedewanan. Penegakan ini murni dilakukan agar anggota dapat bekerja secara profesional," kata politisi Partai Golkar itu.

Prasetyo menjelaskan langkah tegas tersebut dilakukan mengingat tingkat kehadiran anggota DPRD Sleman sangat rendah. Yakni sekitar 80 persen pada semester kedua tahun 2015.

"Jika tidak ada langkah tegas, kinerja anggota dewan dikhawatirkan akan semakin menurun. Hal ini tentu akan berpengaruh kebijakan untuk membangun Kabupaten Sleman," ujarnya. (tribunjogja.com)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved