Harga Kebutuhan Pokok Mulai Turun Setelah Pergantian Tahun

Dia menambahkan penurunan tersebut juga tidak terpengaruh faktor turunnya harga BBM (Bahan Bakar Minyak).

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Turun Setelah Pergantian Tahun
tribunjogja/anasapriyadi
Sejumlah sayuran dan buah yang dijajakan di pasar bantul pada rabu (6/1/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Awal tahun baru 2016, sejumlah komoditas bahan pokok di Bantul mulai mengalami penurunan harga, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan akibat efek El Nino.

Kasi Pengembangan Perdagangan Dalam dan Luar Negeri, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul, Zanita Sri Andanawati menjelaskan dalam pantauan yang instansinya lakukan di Pasar Niten, Pleret, dan Imogiri, komoditas seperti telur, daging ayam, cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah dan bawang putih tercatat mengalami penurunan.

Penurunan harga sejumlah komoditas tersebut menurutnya terjadi karena masa liburan yang sudah usai, seperti diketahui saat musim liburan kemarin harga komoditas-komoditas tersebut sempat naik disebabkan meningkatnya permintaan.

Dia menambahkan penurunan tersebut juga tidak terpengaruh faktor turunnya harga BBM (Bahan Bakar Minyak).

"Biasanya karena ada hari-hari raya, hari besar, liburan, ada hari-hari baik untuk pernikahan, biasanya disitu harga naik, nanti turun lagi normal," paparnya pada Rabu (6/1/2015)

Penurunan yang tercatat terjadi pada komoditas telur, dimana dari Rp 24.000/kg kini sudah turun menjadi Rp 23.000/kg. Harga daging ayam broiler turun dari Rp 34.000/kg menjadi Rp 32.000/kg, cabai merah keriting turun dari Rp 35.000/kg menjadi Rp 30.000/kg.

Cabai rawit merah dari Rp 40.000/kg menjadi Rp 30.000/kg, bawang merang turun dari Rp 33.000/kg menjadi Rp 30.000/kg dan bawang putih turun dari Rp 28.000/kg menjadi Rp 25.000/kg.

Kenaikan menurutnya terjadi pada komoditas cabe rawit hijau dari Rp 20.000/kgenjadi Rp 25.000/kg. Kenaikan juga terjadi pada sayuran seperti tomat dari Rp 8.000/kg menjadi Rp 10.000/kg, kubis dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 11.000/kg.

"Kenaikan harga sayuran dampak dari El Nino yang berpengaruh pada pola tanam serta kebutuhan meningkat pada natal dan tahun baru," tuturnya.

Sementara itu, harga daging sapi menurutnya masih relatif stabil tinggi berkisar antara Rp 95.000/kg hingga Rp 110.000 tergantung kualitasnya. Meski begitu menurutnya harga daging sapi di Bantul tetap paling rendah di DIY.

"Sentta daging sapi kan ada di sini (Segoroyoso) jadi biaya lainnya lebih sedikit," paparnya. (tribunjogja.com)

Penulis: apr
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved