Buah Bibir

Dara Cantik Ini Cintai Dunia Marketing

marketing bukan sekadar aktivitas menawarkan barang atau jasa, namun juga seni meyakinkan buyer.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Muhammad Fatoni
dok.pri
Diah Ratri Sukma Prameswara. 

TRIBUNJOGJA.COM - Jika ada wanita yang suka dengan dunia marketing maka salah satunya adalah Diah Ratri Sukma Prameswara.

Menurutnya, marketing bukan sekadar aktivitas menawarkan barang atau jasa, namun juga seni meyakinkan buyer.

“Suatu kepuasan jika kita mampu meyakinkan buyer terhadap produk yang kita bawa. Relasi juga semakin luas dalam setiap keberhasilan jual beli,” kata gadis kelahiran Surakarta 26 Februari 1984 kepada Tribun Jogja, Senin (4/1/2016).

Untuk mengejar passion-nya itu, gadis ini pun rela meninggalakan kota kelahirannya menuju Bali untuk mengembangkan karir. Bukan hanya karena kebetulan tugas mengharuskannya hijrah ke Bali, namun karena prospek bisnis yang lebih baik.

Bali, kata gadis yang akrab disapa Dede ini memang punya pasar yang luas, terutama produk desain interior yang ditawarkannya. Buyer, dikatakannya, paling banyak dari orang luar negeri yang tertarik untuk membeli barang bernuansa seni.

“Buyer mostly memang bule, mereka datang ke bali murni untuk bisnis dengan mengambil barang dari Indonesia kemudian menjualnya ke negara asalnya,” ujarnya.

Dalam dunia ini, Dede mengaku sangat enjoy dengan pekerjaannya, terutama jika bertemu buyer yang kemudian menaruh kepercayaan kepadanya. Kata dede, ketika sudah menjadi buyer loyal mereka pun menjadi sangat royal kepadanya.

“Paling berkesan pas dapat buyer beli barang hampir Rp1 miliar, terus ia beli continue sampai sekarang dan kalau kasih tips banyak hehe,” ujarnya.

Dede mengaku berada di Bali juga membuka cakrawala untuk mengembangkan potensi dan peluang bisnis di pulau itu. Ia tertarik suatui saat mampu berdiri sendiri dan membuka bisnis sendiri, entah itu di Bali maupun tanah kelahirannya.

“Kan tidak selamanya ikut perusahaan orang. Pengen suatu mampu berwiraswasta dan menjadi marketing untuk produk barang dan jasa sendiri. Kalau di Bali saya tertarik kelak bisa membuka bisnis travel agent,” tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved