Guide Ceritakan Mitos Vulgar untuk Menambah Pendapatan

Prihatin dengan 'bumbu-bumbu' dari guide untuk wisatawan, yang dianggapnya sudah melenceng dari sejarah.

Guide Ceritakan Mitos Vulgar untuk Menambah Pendapatan
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Taman Sari 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guide yang sengaja membeberkan mitos yang terkesan vulgar terkait tempat wisata Taman Sari, mengaku melakukan hal tersebut karena kebutuhan ekonomi.

Seorang Arkeolog, yang kebetulan pengunjung di Taman Sari, memaparkan cerita tersebut kepada Tribun Jogja, Minggu (3/1/2016).

"Mereka mengatakan mitos kepada wisatawan, tentang pelemparan bunga oleh Sultan ke kolam di Taman Sari. Siapa yang bisa menangkap, akan diajak beliau (bercinta, red). Lalu ada juga spot berciuman agar langgeng," ujar wanita yang enggan ditulis namanya tersebut.

Tergelitik akan hal tersebut, Arkeolog itupun berusaha bertanya langsung dengan sang guide.

"Jawaban mereka adalah ini kan bahasa perut (kebutuhan ekonomi, red)," imbuhnya.

Ia sendiri mengaku prihatin dengan 'bumbu-bumbu' dari guide untuk wisatawan, yang dianggapnya sudah melenceng dari sejarah.

Sang Arkeolog mengharapkan, adanya edukasi kepada wisatawan, bahwa Taman Sari bukan tempat yang kental dengan urusan berhubungan badan seperti yang banyak dikisahkan beberapa guide yang tak bertanggungjawab. (tribunjogja.com)

Penulis: kur
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved