Pilkada Sleman

Menangkan Pilkada, SK PAW Sri Muslimatun Belum Jelas

Sri Muslimatun belum mengantongi surat keputusan (SK) Pemberhentian Antar Waktu (PAW) sebagai anggota DPRD Sleman.

Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Meski sudah ditetapkan oleh KPU Sleman sebagai calon bupati dan wakil bupati terpilih, Senin (21/12/2015), pasangan Sri Purnomo-Sri Muslimatun belum dapat melenggang bebas.

Pasalnya hingga saat ini Sri Muslimatun belum mengantongi surat keputusan (SK) Pemberhentian Antar Waktu (PAW) sebagai anggota DPRD Sleman.

Seperti diketahui, sebelum ditetapkan sebagai calon dalam gelaran Pilkada Sleman 2015, Sri Muslimatun saat itu masih menjabat sebagai anggota DPRD Sleman dari Fraksi PDIP.

Sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) anggota DPR, DPD, DPRD yang maju sebagai calon bupati dan wakil bupati harus mengundurkan diri, atau harus rela meninggalkan kursi di parlemen.

Meski sempat mentok dengan aturan tersebut lantaran pihak PDIP yang menjadi partai Sri Muslimatun bernaung, enggan mengeluarkan SK PAW, kubu paslon nomor dua itu mendapatkan angin segar dari edaran KPU.

SE Nomor 706/KPU/X/2015 diterbitkan KPU RI itu berisi poin yang memungkinkan Sri Muslimatun melenggang dalam Pilkada Sleman 2015.

Melalui regulasi baru itu, KPU meminta tim untuk melengkapi bukti pengajuan pemberhentian Sri Muslimatun paling lambat 23 Oktober 2015.

Dokumen yang diminta itu digunakan untuk membuktikan bahwa pihak Sri Muslimatun telah benar-benar telah mengurus persyaratan pemberhentian. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved