Buah Bibir

Fasih Bahasa Arab Berkat Debat

Debat bukan hanya bisa digunakan sebagai ajang bertukar pemikiran dan melatih keberanian

Fasih Bahasa Arab Berkat Debat
Tribun Jogja/Kurniatul Hidayah
Mia Mutmainah

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Debat bukan hanya bisa digunakan sebagai ajang bertukar pemikiran dan melatih keberanian.

Debat juga bisa digunakan sebagai satu cara untuk mengasah kemampuan berbahasa.

Hal tersebut yang dilakukan Mia Mutmainah, mahasiswi UIN Sunan Kalijaga.

"Kita tidak hanya menonjolkan retorika di dalam debat, namun juga memainkan spontanitas serta berpegang pada data yang akurat. Selain itu, melalui debat, kita juga bisa mengasah kemampuan berbahasa," ungkapnya belum lama ini.

Dara kelahiran Palembang, 22 September 1995 tersebut awalnya mengira jika Bahasa Arab sangat mudah untuk dipelajari. Pemikiran tersebut bermula saat ia masih duduk di bangku SMA.

Anak ke dua dari empat bersaudara tersebut sering ditunjuk sebagai MC dan menggunakan Bahasa Arab sebagai pengantarnya.

"Aku bukan anak pesantren, aku sekolah di SMA umum. Bahasa Arab dipelajari sebagai muatan lokal. Saat itu aku mengira Bahasa Arab mudah, karena sering jadi MC pakai Bahasa Arab. Hanya saja teksnya sudah disiapkan, aku hanya baca saja," tuturnya lalu tertawa.

Pemikiran tersebut yang mengantarkannya memilih Jurusan Bahasa dan Sastra Arab sebagai tujuan setelah lulus SMA.

"Ternyata begitu kuliah di sini, Bahasa Arab tak semudah yang aku tahu dulu. Sempat drop juga di semester awal. Susah mengimbangi perkuliahan yang dominan menggunakan Bahasa Arab," kenang Mia.

Namun berkat kegigihannya, perempuan yang hobi traveling tersebut makin fasih berbicara Bahasa Arab. (tribunjogja.com)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved