Ara dan Sepatu Roda

Berawal dari iseng belaka, sosok bernama lengkap Aradhana Wikanestri ini sukses menorehkan gelimang prestasi di cabang olahraga sepatu roda.

Ara dan Sepatu Roda
internet
ilustrasi sepatu roda

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Siapa yang tak tertarik ketika menyaksikan deretan anak muda meluncur secara beriringan di atas sirkuit aspal nan halus, dengan sepatu roda.

Ya, olahraga sepatu roda yang sempat booming pada awal 1990-an ini terkesan tiada matinya hingga sekarang.

Walau terlihat gampang, membutuhkan keterampilan khusus untuk memainkannya. Maka dari itu, tak sembarang orang bisa coba-coba kalau tak ingin terluka atau cedera. Karena memang dibutuhkan proses latihan yang panjang.

Berawal dari iseng belaka, sosok bernama lengkap Aradhana Wikanestri ini sukses menorehkan gelimang prestasi di cabang olahraga sepatu roda.

Ia telah menggelutinya semenjak masih bocah. Bahkan, namanya kini telah melambung hingga kancah internasional.

"Awalnya sih dari keinginan sendiri, iseng-iseng aja pengin nyoba main sepatu roda. Terus sama orangtua dimasukin ke klub, sekalian buat ngisi waktu luang," ujar gadis yang akrab disapa Ara ini.

Kala itu, saat pertama kali terjun ke dunia sepatu roda, dirinya masih sangat belia. Tepatnya pada kisaran tahun 2007, atau ketika Ara masih menginjak kelas satu sekolah dasar.

Namun, semangatnya dalam berlatih tak perlu diragukan. Lagipula bakat besarnya memang sudah tercium sejak lama.

Selengkapnya simak di halaman 19 Tribun Jogja edisi Minggu (20/12/2015). (tribunjogja.com)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved