Breaking News:

Raja Jingle Hanya Bermodal Komputer Lawas

Aku maksimalkan PC lawas yang aku beli sekitar tahun 2008. Sampai sekarang pakai itu, RAMnya 512, hardisknya 40 giga

Tribun Jogja/Hendra Kriesdianto
Sodik Wardoyo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sodik Wardoyo, pria kelahiran Ngawi, 4 september 1982 ini sudah punya rumus memadai untuk membuat lagu.

Bagi Sodik, kesulitan membuat karya dalam bentuk lagu maupun jingle adalah sama. Hanya saja, durasi jingle yang cenderung pendek, membuatnya harus lebih memutar otak, mencari komposisi yang pas.

Menurut Sodik, untuk membuat sebuah jingle ia harus mendalami image produk yang nantinya menjadi modal utama pembuatan karya.

Misalnya, produk tersebut memiliki target pendengar siapa, visi misinya apa dan apa filosofi di balik produk tersebut.

"Nanti akan sangat berpengaruh diarensemen. Semakin sedikit durasi lagunya, sebenarnya semakin susah menyampaikan pesannya. Kalau lagu berdurasi panjang, lebih enak. Kalau jingle eksekusi lebih cepat dibandingkan lagu," ungkap Sodik.

Alumnus Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY dengan mayor gitar yang hampir di drop out (DO) lantaran menghabiskan masa studi selama 9 tahun ini tercatat sudah mengoleksi hampir lima puluh trofi dan piagam penghargaan dari hasil mengikuti berbagai lomba cipta lagu.

Rupanya, selain semakin percaya diri dengan talenta yang dimilikinya, Sodik yang awalnya sempat mengajar les musik dan ngeband ini hanya bermodal komputer lawas yang ia beli enam tahun silam.

"Sebenarnya selain kreativitas, teknologi juga membantu. Nah, untuk teknologi yang aku pakai untuk recording lagu, aku maksimalkan PC lawas yang aku beli sekitar tahun 2008. Sampai sekarang pakai itu, RAMnya 512, hardisknya 40 giga, cuman ganti monitor saja, dulu masih pakai monitor tabung. Sebenarnya pengin upgrade, mungkin dalam waktu dekat," kata Sodik sembari tersenyum menunjukkan komputer yang dimaksud.

Diakui Sodik, dulu profesi yang dilakoninya ini memang masih dipandang sebelah mata. Namun, tak membuatnya ciut nyali, minimal ia bisa membuktikan, bisa berdiri di kaki sendiri dengan talenta yang ia miliki di bidang musik.

Soal penghasilan, Sodik bersyukur, bisa menghidupi keluarga kecilnya dari musik. Seiring waktu, atas prestasinya tersebut, Sodik mendapat berbagai tawaran membuat jingle, mars dan TVC (TV Commersial). (tribunjogja.com)

Penulis: Yudha Kristiawan
Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved