Breaking News:

Perbankan Syariah Harus Bersinergi

Masih rendahnya popularitas industri jasa perbankan syariah menjadi pekerjaan panjang yang harus diselesaikan oleh para pelaku usahanya

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masih rendahnya popularitas industri jasa perbankan syariah menjadi pekerjaan panjang yang harus diselesaikan oleh para pelaku usahanya.

Diharapkan mereka bisa saling bersinergi satu sama lain untuk meningkatkan awareness dan daya saingnya, termasuk juga kerjasama dengan pelaku industri syariah lainnya.

Ketua Forum Marcomm Perbankan Syariah Indonesia, Sahala Silitonga mengatakan, market share bank syariah dibanding total perbankan yang ada per September 2015 hanya sebesar 4,55%.

Angka ini bahkan sedikit turun dari posisi Juni yang berada di level 4,61%. Kondisi perbankan syariah diakuinya kalah cepat dalam pertumbuhan bisnisnya dibanding bank-bank konvensional.

Pihaknya berkeyakinan pertumbuhan bank syariah tidak akan pernah bisa melampaui 5% jika tidak ada perubahan pandangan dan motivasi dari para pelakunya.

Maka itu, sesama bank syariah semestinya harus bisa saling bekerjasama dan bukan hanya berkompetisi saja.

“Kompetitor perbankan syariah itu ya bank-bank konvensional. Selain itu juga kita perlu semakin jauh memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat tentang produk perbankan syariah. Kita harus bergerak cepat supaya bisa mencapai share lima persen, harus ada sinergi,” kata Sahala pada wartawan, Minggu (13/12/2015).

Sinergi yang dimaksudkannya tidak hanya antar perbankan syariah melainkan juga dengan sektor usaha dan jasa lain yang berprinsip syariah dan sejalan visi misinya.

Semisal agen perjalanan haji dan umroh, asuransi syariah, perhotelan, industri pembiayaan, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan juga birokrasi tertentu seperti Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved