BP3TKI Yogya Tak Tahu Identitas TKW yang Dibuang Majikan
BP3TKI Yogyakarta belum dihubungi oleh KBRI Malaysia karena kemungkinan pihak di sana juga belum mendapat identitas lengkap yang bersangkutan.
Penulis: khr | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Di media sosial Facebook beredar foto seorang TKI yang dikabarkan dibuang majikannya di Malaysia dan hanya mengingat Yogyakarta.
Foto seseorang yang disebut sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia kini jadi perhatian netizen khususnya facebook.
Foto yang dibagikan oleh akun CELOTEH TKI Sabtu (12/12/2015) itu terus bergulir dibagikan sedikitnya hingga 2.791 kali pada Senin (14/12/2015).
Pada foto yang belum diketahui identitasnya itu disebutan dia adalah foto TKW yang ditinggalkan oleh majikannya di tepi jalan.
Foto yang disebut TKW itu disebutkan mengalami lupa ingatan, dia hanya menyebut Yogyakarta. Dari situ ada yang menduga dia berasal atau berangkat dari Yogya.
BACA: TKI Dibuang Majikan di Jalanan Malaysia, Dia Hanya Ingat Yogya
Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Yogyakarta belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan berasal dari Yogyakarta.
"Kita dari Yogyakarta sudah lama tidak mengirimkan tenaga kerja informal seperti pembantu rumah tangga ke luar negeri gubernur melarang itu, saya kira di kabupaten-kabupaten juga sudah tidak mengizinkan itu," ujar Diah Andarini, Kasi Penempatan BP3TKI Yogyakarta di kantornya Jalan, Sambisari Kalasan Sleman Senin (14/12/2015).
Dia mencontohkan beberapa waktu lalu ada seorang TKI asal Bantul yang meninggal di Mesir akhirnya juga diketahui berangkat melalui jalur yang tidak prosedural, sebab secara prosedural memang sudah tidak boleh.
Dirinya yang sudah mendapat info serupa menduga yang bersangkutan merupakan pekerja informal, sebab ada persyaratan umum yang diterapkan oleh mayoritas perusahaan di Malaysia yaitu umur 18-30 tahun.
Sedangkan dari foto yang beredar diperkirakan perempuan tersebut berumur lebih dari 40 tahun.
"Kalau ada nama, nomer ktp atau nomer pasport mungkin kita bisa tau. Kita bisa lihat dari situ tapi kalau hanya dilihat dari foto kita gak bisa," tambahnya.
Pihaknya sendiri juga belum dihubungi oleh KBRI Malaysia karena kemungkinan pihak di sana juga belum mendapat identitas lengkap yang bersangkutan.
Apabila sudah diketahui identitasnya dan memang berasal dari Yogyakarta maka pihaknya siap membantu memulangkan yang bersangkutan.
"Jadi silahkan kalau ada yang mengenali membantu dengan menginfokannya biar jelas," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tkw-dibuang_20151214_120011.jpg)