Breaking News:

Share Perbankan SYariah DIY Hanya Sebesar 7,7 Persen

Hingga September 2015, total aset perbankan syariah di DIY tercatat mencapai Rp 4.532 milyar.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Fauzi Nugroho mengatakan, share perbankan syariah di DIY terhadap kinerja perbankan secara secara umum tahun ini mencapai 7,7 persen.

Hingga September 2015, total aset perbankan syariah di DIY tercatat mencapai Rp 4.532 milyar.

Total pembiayaan yang dikucurkan mencapai Rp 3.028 milyar dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 3.798 milyar.

"Angka 7,7 persen itu sebenarnya membanggakan karena masih di atas share nasional yang hanya 4,7 persen. Tapi itu belum cukup bagus mengingat DIY ini potensinya sebetulnya cukup besar," kata Fauzi di sela pembukaan pembukaan Expo Islamic Banking (iB) Vaganza 2015 di Mal Malioboro Yogyakarta, Kamis (10/12/2015).

Namun begitu, pihaknya tetap optimistis bahwa kondisi penguasaan pasar perbankan syariah di DIY ini akan terus membaik.

Dia bahkan berharap pada 2016 nanti share perbankan syariah DIY bisa mencapai 10 persen. Satu di antara strategi yang dilakukan adalah melalui Expo iB Vaganza tersebut sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat terkait produk perbankan dan keuangan syariah.

Ada sekitar 14 bank syariah yang turut ambil bagian dalam pameran yang berlangsung 10-14 Desember 2015 tersebut. Kegiatan terselenggara atas kerjasama OJK dengan industri perbankan dan keuangan syariah tersebut.

“Kami menargetkan ada penambahan pembukaan rekening baru perbankan syariah minimal 5 ribu dengan total dana tabungan Rp50 milyar,” kata dia.

Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbsindo) DIY, Wahsi Prasodjo mengatakan, share perbankan syariah di DIY untuk pembiayaan dan deposito telah mencapai 10 persen.

Angka ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan nasioal. Salah satu kendala perbankan syariah di DIY menurutnya adalah porsi pembiayaan murah yang mash kecil dibandingkan perbangkan konvensional.(*)

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved