Siap-siap, Bisnis Online Bakal Disensus BPS

Badan Pusat Statistik (BPS) akan memasukkan kegiatan usaha jalur online alias e-commerce sebagai objek survei

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan memasukkan kegiatan usaha jalur online alias e-commerce sebagai objek survei dalam Sensus Ekonomi pada Mei 2016 mendatang.

Kepala BPS DIY, Bambang Kristianto mengatakan, bisnis online saat ini sudah semakin berkembang dan menggurita di tengah masyarakat.

Termasuk juga di DIY di mana banyak rumah tangga maupun segmen mahasiswa yang terjun sebagai pelaku bisnis online.

Maka itu, BPS kemudian memasukkan e-commerce sebagai satu di antara sektor objek pendataan dalam SE 2016.

Pendataan tak dipungkirinya bakal menemukan kesulitan karena jenis usaha ini cenderung tidak tampak di permukaan.

Namun begitu, pihaknya akan berpijak pada metode pengumpulan data Sensus Sosial Ekonomi untuk menemukan data di lapangan terkait bisnis online tersebut.

“Tentunya memang akan sulit. BPS memang belum pernah melakukan pengumpulan data terkait e-commerce ini. Namun kami akan lakukan sensus dnegan pendekatan seperti saat Sensus Sosial Ekonomi,” kata Bambang seusai Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di kantor BPS DIY, Rabu (2/12/2016).

Petugas sensus nantinya akan melakukan pendataan secara door to door ke rumah warga.

Warga akan diajukan eprtanyaan dan variabel data oleh petugas, termasuk juga kemungkinan adanya aktivitas ekonomi perdagangan di rumah tersebut.

Pihaknya berharap dari situ bisa dipetakan tren pergeseran ekonomi masyarakat terkait e-commerce dan industri kreatif.

Tidak hanya soal jumlah pengusaha dan pekerja di sektor tersebut tapi juga luasan distribusi produk dagangnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved