Breaking News:

Kedapatan Bawa Sajam, Simpatisan 'Santun' Dibekuk Polisi

Massa secara estafet mendatangi lokasi kampanye dan didominasi kendaraan roda dua.

Tribun Jogja/ Angga Purnama
Kapolres Sleman, AKBP Faried Zulkarnaen, menunjukkan sajam yang disita dari peserta kampanye di Lapangan Denggung, Minggu (22/11/2015). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Petugas Polres Sleman mengamankan peserta kampanye terbuka Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Sri Purnomo-Sri Muslimatun lantaran kedapatan membawa senjata tajam.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, petugas kepolisian bersiaga sejak Minggu (22/11/2015) pagi di Lapangan Denggung yang menjadi tempat penyelenggaraan kampanye terbuka paslon nomor dua itu.

Massa secara estafet mendatangi lokasi kampanye dan didominasi kendaraan roda dua.

Di tengah penyelenggaraan kampanye, petugas mendapati dua orang simpatisan yang berboncengan dan membawa senjata tajam berupa parang dengan panjang sekitar 75 cm dan pipa besi dengan ujung berupa gir besi.

Petugas pun segera meringkus keduanya dan mengamankannya di Pos Polisi Denggung.

Kedua simpatisan tersebut diketahui bernama Heri Bendhol (21), warga Mranggen, Sinduadi, Mlati dan Tendi (21), warga Bantulan, Sidoarum, Godean.

Sempat terjadi rusuh saat keduanya digiring menuju pos. Puluhan simpatisan lainnya yang mengenakan penutup wajah mengejar petugas yang meringkus keduanya.

Di antaranya bahkan sempat membawa batu yang tersebar di sekitar lokasi kampanye.

Mengetahui aksi tersebut, anggota Satuan Sabhara dan Brimob Polda DIY menghalau massa yang meringsek.

Halaman
12
Penulis: ang
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved