Mandiri Sekuritas Konsisten Berkomitmen Dorong Jumlah Investor Pasar Modal

Investor dalam negeri memiliki peranan penting untuk memperkuat dan menjaga stabilitas pasar modal Indonesia.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal di Indonesia. Peluang dinilai masih terbuka lebar mengingat jumlah investor saat ini masih terbilang kecil.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto mengatakan, investor dalam negeri memiliki peranan penting untuk memperkuat dan menjaga stabilitas pasar modal Indonesia.

Pertumbuhan jumlah investor dalam negeri yang diiringi dengan peningkatan jumlah transaksi diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat Indonesia.

"Selain itu, basis investor lokal yang kuat akan mengurangi potensi volatilitas pasar saham akibat arus dana keluar (outflow) dari investor asing yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” kata dia, Minggu (8/11/2015).

Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah rekening efek di Indonesia saat ini baru mencapai 520 ribu investor atau merepresentasikan 0,2% dari jumlah penduduk Indonesia.

Kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan besar bagi segenap pelaku di industri pasar modal, khususnya perusahaan anggota bursa, untuk meningkatkan jumlah investor serta nilai transaksi.

Adapun Mandiri Sekuritas saat ini memiliki 47.000 nasabah ritel, meningkat 42% dari periode yang sama tahun 2014 sebanyak 33.000 nasabah. Sepanjang periode Januari-September 2015, investment bank ini sukses mencetak sebanyak 6.675 nasabah baru.

Di tengah stagnasi ekonomi nasional yang berdampak pada industri pasar modal, lanjut Abiprayadi, Mandiri Sekuritas mampu mencatatkan volume transaksi saham sebesar Rp 84 triliun hingga September 2015.

Pencapaian ini menempatkan Perusahaan sebagai broker lokal teraktif di pasar saham dengan pangsa pasar 3,9%. Perusahaan mencatat transaksi harian rata-rata sebesar Rp 460 miliar per hari dengan komposisi transaksi 65% berasal dari nasabah institusi dan 35% ritel.

Dinamika di pasar modal tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Perusahaan untuk menjaga pertumbuhan bisnisnya dari tahun ke tahun.

”Mandiri Sekuritas tetap optimis dapat melanjutkan kinerja positif di tahun 2015 dengan meraih total 50.000 nasabah dan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 550 miliar per hari,” pungkas Abiprayadi. (*)

Penulis: ing
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved